<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15759">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN KERJA SAMA PEMILIK DAN PENGGARAP LAHAN PERSAWAHAN  (STUDI KASUS DI KELURAHAN TARUS, KECAMATAN KUPANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>OSKARIO VICTOR WUNDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHRISTINE ERIKA MEKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Christine Erika Meka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii+73 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hubungan kerjasama pemilik dan pengarap lahan pertanian persawahan di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang menimbulkan suatu masalah yang sudah bertahun-tahun belum terselesaikan yaitu masalah masyarakat yang hidupnya bergantung pada lahan pertanian di mana lahan tersebut bukan milik mereka sendiri tetapi milik orang lain yang mereka garap. Namun mereka sangat dirugikan karena hasilnya dibagi seimbang antara pemilik lahan dan penggarap sedangkan obat-obatan dan biaya sewa traktor dan rontok ditanggung penggarap. Rumusan masalah Mengapa Hubungan Kerjasama Asimetris Antara Pemilik Lahan dan Penggarap Lahan Terus Berlangsung di Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang? Tujuan penelitian untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisa mengapa kerjasama antara pemilik lahan dan penggarap lahan terus berlanjut di Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan teknik penentuan informan yaitu purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini terdapat 12 orang penggarap sawah. Hasil penelitian yang peneliti temukan yaitu, Keterbiasaan, Kekeluargaan, dan Ketiadaan  Lahan. Saran bagi pemerintah Untuk Pemerintah seharusnya melalui pemerintah terkhususnya di bidang Pertanian yang mewadahi kelompok–kelompok tani dengan membantu memberikan bantuan seperti pupuk dan obat-obatan untuk menunjang hasil pertanian mereka. Saran untuk masyarakat, seharusnya pemilik lahan dapat membantu penggarap lahan dengan membeli obat-obatan, pupuk dan biaya sewa traktor agar adanya keseimbangan antara penggarap lahan dan pemilik lahan, sebab dalam penelitian ini sebagian besar biaya ditanggung oleh penggrap sedangkan hasilnya di bagi sama rata dengan pemilik lahan. Saran selanjutnya seharusnya penggarap lahan membuka pembicaraan kembali dengan pemilik lahan untuk membahas ulang masalah ini karena masalah ini dinilai sangat membebani penggarap dan tidak adanya keseimbangan antara kinerja dan hasil yang diperoleh.
Kata Kunci: Hubungan Kerja Sama Pemilik Dan Penggarap Lahan</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030178]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230616]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Wun H]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15759]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 13:56:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-08 08:51:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>