<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15786">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Studi Tingkat Keberhasilan Penangkapan dan Keragaman Jenis Tikus di Pasar Oeba Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laura Katharina Lengga Laga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NOVALINO HAROLD GEOFFREY KALLAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LARRY RICHARD WELLEM TOHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Novalino Harold Geoffrey Kallau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Larry Richard Wellem Toha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jayusman Arsiyanti Joesoef</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 82 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pasar merupakan tempat umum yang dipergunakan sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Pasar terbagi menjadi pasar modern dan pasar tradisional. Pasar tradisional adalah pasar yang belum memperhatikan kaidah kesehatan seperti sanitasi lingkungan. Sanitasi yang buruk berperan dalam peningkatan perkembangbiakan vektor seperti tikus. Tikus adalah hewan pengerat ordo Rodentia yang berperan dalam penyebaran penyakit zoonosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan penangkapan tikus menggunakan umpan kelapa bakar, ikan asin, dan ubi jalar, mengidentifikasi jenis tikus yang berhasil ditangkap di pasar Oesapa, dan menganalisa hubungan sanitasi pasar Oesapa dengan tingkat keberhasilan penangkapan tikus dan tingkat kepadatan tikus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasi pasar, koleksi sampel tikus dan identifikasi morfologi tikus. Hasil observasi sanitasi pasar Oesapa memiliki kategori kurang yaitu dengan saran sanitasi bangunan 57%, tempat pewadahan dan TPSS 17%, toilet dan kamar mandi 56%, air bersih 43%, air limbah 25%, pembasmian vektor 0%. Total perangkap yang digunakan adalah 24 perangkap yang dipasang selama 6 hari pada 8 titik yang terindikasi adanya tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus lebih menyukai umpan ikan asin dengan tingkat keberhasilan 29%, kemudian kelapa bakar dengan tingkat keberhasilan 17% dan ubi jalar 3%. Terdapat 5 jenis tikus dan 1 Jenis cecurut yang berhasil ditangkap yaitu Tikus rumah (Rattus tanezumi), Tikus wirok (Bandicota indica), Tikus Got (Rattus norvegicus), Tikus belukar atau Tikus pohon (Rattus tiomanicus), Tikus ladang (Rattus exulans) dan Cecurut rumah (Suncus murinus). Sarana sanitasi di pasar Oesapa termasuk dalam kategori kurang baik sehingga tingkat kepadatan tikus di pasar Oesapa relatif tinggi dengan persentase 16%.</note>
<classification><![CDATA[542.61]]></classification><ministry><![CDATA[54261]]></ministry><studentID><![CDATA[1909010055]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230720]]></identifier><departementID><![CDATA[Kedokteran Hewan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.61 Lag S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_FKH_UNDANA.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15786]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 17:47:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-08 12:27:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>