<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16004">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Pertumbuhan Benih Lobster Air Tawar Red Claw (Cherax quadricarinatus) Pada Kolam Bundar Di Desa Oeltuah Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YONATAN WIRAOLA TRISANTO NIRON</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUNADJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunadji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Priyo Santoso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 32 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Lobster air tawar red claw (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu jenis udang-udangan crustacean. Saat ini di Nusa Tenggara Timur khususnya Kupang, pengembangan industry budidaya lobster air tawar untuk meningkatkan produksi seringkali dibatasi oleh beberapa faktor diantaranya keterbatasan air, lahan dan populasi lingkungan (Faisol dan Wahyudi, 2018). Lobster air tawar atau biasa dikenal dengan crayfish/crawfish memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang hampir sama dengan lobster air laut. Akan tetapi lobster air tawar memiliki keunggulan dibandingkan lobster air laut diantaranya yaitu teknik budidayanya yang lebih mudah dibandingkan dengan lobster air laut. Lobster air tawar red claw ini memiliki perkembangan hidup yang sederhana karena tanpa stadia larva yang rumit seperti pada udang (Holdich, 1993 dalam Susanto, 2010). 
	Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan benih lobster air tawar yang dipelihara dalam kolam bundar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu menggambarkan tentang pertumbuhan benih lobster air tawar. Adapun prosedur penelitian yang dilakukan adalah melakukan persiapan wadah kolam bundar berbahan terpal berdiameter 3 meter, setelah itu melakukan penebaran benih berukuran 2-3 inch kemudian dilakukan pemberian pakan sebnayak dua kali sehari dengan presentase pagi hari sebanyak 25% dan sore hari sebanyak 75%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan benih lobster air tawar, laju pertumbuhan spesifik lobster air tawar, tingkat kelangsungan hidup lobster air tawar serta kualitas air pada habitat lobster air tawar.
	Hasil penelitian menunjukan adanya pertumbuhan benih lobster disetiap minggunya. Pertumbuhan benih lobster air tawar dipengaruhi beberapa hal yaitu faktor genetic, jenis pakan yang dikonsumsi, lingkungan tempat tinggal dan keadaan fisik dari lobster air tawar. Disimpulkan bahwa Pertumbuhan berat lobster air tawar selama masa pemeliharaan mengalami peningkatan yaitu rata-rata 21,73 g. Laju pertumbuhan spesifik  lobster air tawar selama masa pemeliharaan mengalami peningkatan 1,37 g%/hari. Kelangsungan hidup lobster air tawar selama masa pemeliharaan adalah 75%. 
Kata kunci : Pertumbuhan, Benih, Lobster, air tawar, kolam bundar</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010050]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230612]]></identifier><departementID><![CDATA[Budidaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 NIR G]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16004]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-07 14:53:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-10 12:37:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>