<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16005">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Penambahan Tepung Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terfermentasi  Dalam Pakan Terhadap Tingkat Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup  Ikan Bandeng (Chanos chanos)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MONTANUS RONALD GONSAGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asrianti Djonu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yuliana Salosso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asrianti Djonu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 34 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu komoditas perikanan yang berprospek dikembangkan ialah ikan bandeng (Chanos chanos). Pengembangan budidaya ikan saat ini termasuk ikan bandeng terkendala dengan meningkatnya biaya produksi akibat semakin mahalnya harga pakan, dan 70-90 % biaya produski bersumber dari biaya pakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan menekan biaya pakan melalui pemanfaatan sumber pakan alternatif yang murah dan mudah diperoleh salah satunya adalah daun (Gliricidia sepium). Daun gamal telah diketahui dijadikan sebagai pakan ternak para peternak karena mengandung protein tinggi sekitar 27,44%. Namun demikian, tingginya serat kasar yang mencapai 14,64% menyebabkan nilai kecernaan daun gamal menurun. Peningkatan nilai cernaan suatu bahan pakan dapat dilakukan dengan berbagai cara dan salah satu cara yang sering dipakai untuk meningkatkan nilai kecernaan ialah fermentasi.
	Penelitian ini menggunanakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 Perlakunan dan 3 kali ulangan, dengan dosis setiap perlakuan antara lain Perlakuan A Penambahan tepung daun gamal terfermentasi 0%, perlakuan B 10%, Perlakuan C 25%, dan Perlkuan D 40%. Ikan uji yang digunakan adalah ikan bandeng berkuruan 12- 14 cm, wadah yang digunakan yaitu KJT (Keramba Jaring Tancap) berukurun 1 x 1 m. Paramater yang diamati pada penelitian ini adalah Uji kadar protein tepung daun gamal terfermentasi, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup, dan parameter kualitas air. Data yang diperoleh kemudian dianalisis statistik menggunakan ANOVA dan dilakukan uji BNT.
	Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein dalam tepung daun gamal sebesar 22,702% meningkat menjadi 23,942% setelah difermentasi. Hasil pengukuran pertumbuhan mutlak meningkat seiring dengan meningkatnya penambahan tepung daun gamal ke dalam pakannya yakni dari 8 g pada perlakuan A hingga  11 g pada perlakuan D. Semakin tinggi kandungan daun gamal dalam pakan semakin tinggi pula tingkat pertumbuhan ikan bandeng. Dosis terbaik penambahan tepung daun gamal terfermentasi untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng adalah pada Perlakuan D, dengan penambahan tepung daun gamal terfermentasi sebesar 40% dengan peningkatan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 11, 63 g dan kelangsaungan hidup 96,67 %. 

Kata kunci : Daun gamal, ikan bandeng, pakan</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010070]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230616]]></identifier><departementID><![CDATA[Budidaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 GON P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16005]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-07 15:09:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-09 00:09:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>