<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16115">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS BELANJA KESEHATAN PEMERINTAH DESA SAMBI KECAMATAN REOK BARAT KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2019-2021]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yohanes Karudi Udes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TADEUS ANDREAS LADA REGALETHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DOMINIRSEP OVIDIUS DODO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tadeus Andreas Lada Regaletha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Serlie K A Littik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dominirsep Ovidius Dodo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 113 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Indeks Desa Membangun (IDM) dapat menentukan status desa menjadi desa mandiri, maju, berkembang, tertinggal, dan sangat tertinggal berdasarkan nilai dari indeks-indeks tersebut. Berdasarkan IDM Desa Sambi tahun 2022, diketahui masih terdapat beberapa indikator kesehatan seperti indikator ketersediaan tenaga kesehatan (bidan, dokter, dan tenaga kesehatan lain), dan tingkat kepesertaan JKN yang belum mencapai standar. Selain itu, pada tahun 2020 kasus stunting tertinggi di Kecamatan Reok Barat berada di Desa Sambi dengan total 68 Kasus (41,7%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis belanja kesehatan pemerintah Desa Sambi, berdasarkan sumber dana, pengelola anggaran, jenis program, jenis kegiatan, mata anggaran, jenjang pelaksanaan kegiatan, dan penerima manfaat, dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang, sebagai informan kunci yang jabatan dan tugasnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, telaah dokumen, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sumber dana untuk membiayai belanja kesehatan Pemerintah Desa Sambi tahun 2019-2021 hanya bersumber dari dana desa dan dikelola oleh Pemerintah Desa Sambi. Program didominasi oleh program penguatan sistem kesehatan sehingga belum maksimal dalam mengatasi masalah. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan langsung yang berkinerja baik namun monoton pada pengendalian COVID-19. Mata anggaran yang dibelanjakan didominasi oleh belanja operasional. Jenjang pelaksanaan kegiatannya kurang baik karena sedikit saja dilakukan di masyarakat. Penentuan penerima manfaat dari suatu program belum spesifik untuk mengatasi masalah kesehatan. Pola belanja yang dilakukan sudah sesuai dengangan prinsip anggaran berbasis kinerja. Disarankan agar tidak hanya menggunakan satu sumber dana untuk mengelola belanja kesehatan, serta melibatkan stakeholder terkait dalam merancang dan mengelola anggaran agar tepat sasaran.</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1707010193]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230626]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 Ude A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16115]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-08 08:43:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 15:00:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>