<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1619">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Sikap Masyarakat Terhadap Isu Perubahan Status Desa Penfui Timur Dari Wilayah Kabupaten Kupang Menjadi Wilayah Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fransiska Nogo Kabelen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILLIAM DJANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Made N. D. Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>William Djani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Markus Tae</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 115 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sikap masyarakat desa Penfui Timur terhadap isu perubahan status desanya dari wilayah Kabupaten Kupang menjadi Wilayah Kota Kupang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat terhadap perubahan status Desa Penfui Timur dari wilayah Kabupaten Kupang menjadi Wilayah Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif dan menerapkan metode deskriptifkualitatif, dengan jumlah informan sebanyak 11 orang yang merupakan penduduk aseli Desa Penfui Timur. Sumber data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Pengumpumpulan data dilakukan melalui instrument penelaah dokumen, wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data menurut Bogdan dalam Sugiyono (2016), yakni pengorganisasian data, penjabaran ke dalam unit-unit, pembuatan sintesa, penyusunan ke dalam pola, penyeleksian substansi yang penting serta penarikan kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai lapangan. Penelitian ini memilik 2 fokus penelitian yakni Pelayanan Publik dan Sikap Masyarakat Terkait Perubahan Status Desa dengan fokus analisis meliputi 3 aspek utama, yakni Kognitif, Afektif, dan Konatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Sebagian besar masyarakat desa Penfui Timur menyatakan setuju apabila desa Penfui Timur beralih status menjadi bagian dari wilayah Kota Kupang. (2) Faktor-faktor pendukung perubahan status desa Penfui Timur antara lain: kondisi geografis wilayah desa Penfui Timur dan adanya kemauan politik (political will) pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT. (3) Faktor-faktor penghambat perubahan status desa Penfui Timur antara lain: Faktor legal formal, yakni belum adanya pengakuan resmi oleh pemerintah Kabupaten Kupang melalu surat keputusan (SK) Bupati tentang perubahan status Desa Penfui Timur. 

Kata Kunci: Desa Penfui Timur, Perubahan Status, Sikap Masyarakat.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210625]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 KAB S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2307" url="" path="/63201-S1-1703010015-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Sikap Masyarakat Terhadap Isu Perubahan Status Desa Penfui Timur Dari Wilayah Kabupaten Kupang Menjadi Wilayah Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1619]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-08 22:15:10]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-09 09:24:08]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>