<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16321">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN DINAS PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA GUNUNG FATUBRAUN (STUDI KASUS DI KELURAHAN BURAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Astri Ledis Reo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DOMINIKUS FERNANDES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MADE NGURAH DEMI ANDAYANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dominikus Fernandes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>William Djani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 107]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan Dinas Pariwista Kabupaten Kupang dalam pengembangan destinasi wisata Gunung Fatubraun sebagai dayak tarik wisata unggulan di Kabupaten Kupang, sehingga adanya upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata bersama masyarakat dalam mengembangkan destinasi wisata yang aman dan nyaman. Jenis penelitian yang digunakan adalak deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berlokasi di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupten Kupang. Dari hasil penelitian yang di lakukan oleh penelitu berdasarkan 5 kriteria peran yang dikemukakan oleh Blakely yakni koordinator diartikan sebagai upaya pemerintah untuk mencapai keselerasan dan memilih peran untuk melakukan pengarahan serta melakukan komunikasi ketika terjadi kendala disini peneliti melihat Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang belum berhasil dalam melakukan pengarahan serta menjalin komunikasi. Fasilitator disini Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang memiliki peran untuk memfasilitasi fasilitas pendukung sarana prasarana, dan memberikan pelatihan dalam mengembangkan destinasi wisata. Stimulator yaitu Dinas Pariwisata dapat menciptakan strategi untuk membangun destinasi daya tarik wisata dengan melakukan strategi untuk mempromosikan destinasi wisata dan meningkatkan pemeliharaan destinasi wisata agar selalu menarik dikunjungi. Motivator peran Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang  diperlukan agar geliat usaha pariwisata terus berjalan dan berkembang dengan baik yaitu dengan memotifasi masyarakat dakam pengelolaan destinasi wisata serta menggerakan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan destinasi wisata yang dapat menarik perhatian.peneliti menyimpilkan bahwa Dinas Parwisata memiliki peran dalam pengembangan destinasi wisata namun Dinas Parwisata belum melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan  meyediakan fasilitas serta sarana prasarana di destinasi wisata Gunung Fatubraun. Saran dari peneliti, kedepannya Dinas Pariwisata dan masyarakat dapat menjalin komunikasi dengan dengan baik, menyediakan fasilitas pendukung untuk menunjang sarana prasarana yang menarik dan aman agar destinasi wisata Gunung Fatubraun menjadi destinasi yang unggul.

Kata kunci: Peran, Koordinator, Fasilitator, Stimulator, dan Motivator.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903010024]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230727]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Reo P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_skripsi_Ilmu_Adm._Negara_UNDANA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16321]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-09 10:58:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-03-19 11:35:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>