<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16443">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SISAL TERHADAP SIFAT  MEKANIK BETON]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRUS ENA SOLA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KETUT M KUSWARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asrial</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Paul G. Tamelan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV+87]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Beton merupakan salah satu material konstruksi yang terdiri dari campuran agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir) sebagai bahan pengisi, serta semen dan air sebagai pengikat. Beton memiliki kekurangan, diantaranya adalah lemah menahan gaya tarik dan dektilitas, maka sebagai penggangti penahan gaya tarik digunakan tulangan didalam beton tersebut. Salah satu hal yang dilakuakan agar memperbaiki sifat mekanik beton ialah dengan penambahan serat, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton seperti kuat tekan, kuat tarik dan dektilitas material beton. Serat yang digunakan yaitu serat sisal, karena tanaman yang mudah didapat dan awet. Dimana tumbuhan ini sangat banyak di temukan di daerah NTT terkhusunya di desa Eban kabupaten TTU, budidaya serat sisal yang sangat banyak maka peran pemerintah sangat diharapkan agar melestarikan tanaman sisal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat sisal sebagai fiber concrete terhadap kuat tekan beton dengan perbandingan 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dan untuk mengetahui peningkatan mutu beton dengan penambahan serat sisal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara eksperimen di Laboratorium Pengujian Bahan Teknik SipilPoliteknik Negeri Kupang. Benda uji yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah beton normal dengan kandungan serat 0% . Dengan variasi serat bambu 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dari berat semen dalam campuran beton. Dalam perencanaan awal, mutu beton yang digunakan yaitu K-125 = fc’ 9,8 Mpa. Benda uji berbentuk kubus beton dengan diameter 15 cm x 15 cm x 15 cm, seluruh sampel dirawat dengan perendaman sampai umur pengujian 28 hari. Untuk Komposisi Campuran mengacu pada SNI 7394-2008 agar dapat mengetahui komposisi campuran beton normal. Dari hasil penelitian yang didapatkan dalam penambahan serat sisal sangat berpengaruh positif terhadap kualitas beton. Dimana hasil uji kuat tekan beton maksimum yang di dapatkan mengalamipeningkatan, nilai uji kuat tekan beton normal berbentuk kubus yaitu 0% sebesar 7,64 Mpa (tampa penambahan serat), kemudian untuk uji beton serat sisalberbentuk kubus 0,5% sebesar 9,47 Mpa, peningkatan mutu beton mulai meningkat pada pekerjaan serat sisal 1% itu sebesar 12,44 Mpa, kemudian pekerjaan serat sisal 1,5% sebesar 11,93 Mpa, dan pekerjaan serat sisal 2% sebesar 12,56 Mpa. Sehingga kuat tekan beton yang terjadi meningkat dan berpengaruh positif dari beton normal tampa penambahan serat sisal dan mengacu pada SNI 7394-2008.</note>
<classification><![CDATA[832.05]]></classification><ministry><![CDATA[83205]]></ministry><studentID><![CDATA[1601110019]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230616]]></identifier><departementID><![CDATA[PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[832.05 Alo P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Pend_Tek_Bangunan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16443]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-10 09:31:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 09:31:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>