<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16478">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Makna Pemberian Nama Bayi ( Mu’kana Jiana ) Dalam Tradisi Masyarakat Desa Sekon Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Rosalinda Bone Ua</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fredik L. Kollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MARIA L BRIBIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fredik L. Kollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 78 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan proses pemberian nama bayi (mu’kana jiana) dalam tradisi masyarakat Desa Sekon Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara dan untuk mendeskripsikan makna pemberian nama bayi (mu’kana jiana) dalam tradisi masyarakat Desa Sekon Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Dan data-data yang diperoleh berupa data primer maupun data sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat yang jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah ketua adat dan masyarakat adat di Desa Sekon.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemberian nama bayi (mu’kana jiana) dalam tradisi masyarakat Desa Sekon melalui beberapa tahap yaitu tahap pembuka, tahap pelaksana, dan penutup. Tahap pembuka terdiri dari (1) bakar lilin di kuburan para leluhur, dimana ketika sedang menghadapi musibah atau ketika suatu keinginan tercapai dimana para leluhur selalu menjaga, melindungi dan selalu mendoakan dll. (2) Persiapan persalinan sang anak. Ketika bayi masih dalam kandungan, orang tua pasti mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dari tempat bersalin, pakaian anak, tempat tidur anak dan salah satunya juga adalah nama sang anak. (3) Persiapan nama sang anak, Dalam tradisi
masyarakat Desa Sekon dalam hal pemberian nama kepada bayi yang baru harus mengikuti nama leluhur karena sudah menjadi tradisi yang sudah diwariskan dari nenek moyang. Tahap pelaksanaa terdiri dari (1) Simpan sirih pinang (mu’belak manus puah) di kepala bayi, tujuan nenek moyang datang melalui mimpi agar bayi tersebut diberi nama mengikuti nama leluhur tersebut. (2) Persembahan Kepada leluhur. Tahap penutup terdiri dari acara kasih mandi anak (tapoen jiana), Kebiasaan atau tradisi pada masyarakat Desa Sekon ketika bayi sudah diberi nama maka dengan berjalannya waktu harus ada proses memandikan anak secara adat. Makna pemberian nama bayi (mu’kana jiana) dalam tradisi
masyarakat Desa Sekon sangatlah mempunyai makna yakni makna religius/rohani, makna sosial, dan makna budaya.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1901070039]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230731]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Ua M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16478]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-10 12:25:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 08:34:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>