<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16520">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pelaksanaan Mediasi Dalam Upaya Menekan Angka Perceraian Di Pengadilan Agama Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ramah Al-Gazwan Maidin Abdul Syaid</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ISHAK ALFRED TUNGGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RENY REBEKA MASU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ishak Alfred Tungga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Reny Rebeka Masu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Simplexius  Asa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 53 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Mediasi merupakan proses acara yang wajib dilakukan dalam lembaga peradilan sesuai dengan aturan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Salah satu tujuan dari terbitnya PERMA tersebut tidak lain untuk mewajibkan para pihak yang berperkara untuk mengupayakan proses mediasi terlebih dahulu, terutama perkara perceraian yang diajukan ke Pengadilan. Permasalahan dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimanakah pelaksanaan Mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang?, (2) Apakah hambatan pelaksanaan mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang?, (3) Bagaimanakah solusi pelaksanaan mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang?, penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Pelaksanaan Mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang, (2)  Hambatan pelaksanaan Mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang, (3) Solusi pelaksanaan Mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Empiris.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pelaksanaan mediasi dengan adanya para pihak yang tidak beritikad baik, mempunyai dampak hukum terhadap proses pemeriksaan perkara. (2) Hambatan pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Kupang terbagi dalam dua bagian yakni: Hambatan dari aspek hukum yang dialami di Pengadilan Agama Kupang adalah Ketidakhadiran salah satu pihak atau kedua belahpihak pada proses mediasi dan Hambatan dari aspek non hukum diantaranya kurangnya keterbukaan para pihak dalam mediasi. (3) Solusi dari pelaksanaan mediasi dalam upaya menekan angka cerai pada proses pemeriksaan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kupang yaitu: Usaha maksimal dari majelis hakim dan Peran mediator.

Kata Kunci: Pelaksanaan Mediasi, Hambatan, Solusi, Proses Pemeriksaan, Angka Cerai, Mediator</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010710]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230509]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Sya P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[phpThumb_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16520]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-10 16:29:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-14 14:19:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>