<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16521">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IDENTIFIKASI JAMUR PATOGENIK PENYEBAB PENYAKIT PADA TANAMAN PADI DI DESA SESO, KECAMATAN SO’A, KABUPATEN NGADA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA PLASENSA BEBHE GILI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSEP SERAN MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SRI WIDINUGRAHENI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yosep Seran Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sri Widinugraheni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Julinda B D Henuk</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[SKRIPSI]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[9]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[individu penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 62]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas tanaman pangan utama di Indonesia, karena sebagian besar dari penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan pokok. Kabupaten Ngada membangun sektor pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan produksi pertanian yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan petani yang sebagian besar berada di pedesaan. BPS Kabupaten Ngada mencatat produksi padi sawah pada tahun 2008 luas panen sawah sebesar 5.733 ha, sedangkan produksi padi sawah pada tahun 2008 tercatat sebesar 23.8857 ton. Angka sementara tahun 2014 produksi padi sebanyak 822,671 ton GKG, sedangkan angka tahun 2013 sebanyak 729,66 ton GKG (meningkat 12,75%) Peningkatan produksi padi ini disebabkan oleh peningkatan luas panen dan produktivitas masing-masing sebesar 10,39% dan 2,13%. Faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya produksi padi adalah penggunaan varietas, pemakaian pupuk, cara bercocok tanam, serta organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Kendala peningkatan produksi padi akan semakin kompleks akibat perubahan iklim global. Selanjutnya perubahan sosial kemasyarakatan di negara berkembang telah menimbulkan dampak yang luas terhadap perubahan jenis, tingkat serangan, perkembangan, dan laju penyebaran penyakit tanaman. Penyakit pada tanaman bisa terjadi karena adanya interaksi yang cocok antara tiga faktor yakni patogen yang virulen, inang yang rentan, dan lingkungan yang mendukung. Yang ketiganya perlu terjadi/ada secara bersamaan agar penyakit bisa terjadi. Pengendalian penyakit akan efektif jika dilakukan terhadap sasaran/penyebab penyakit yang tepat. Oleh karena itu perlu diketahui terlebih dahulu penyebab suatu penyakit. Jamur patogen menyebabkan banyak jenis penyakit pada tanaman padi. Identifikasi jamur penyebab penyakit pada padi penting untuk memilih tindakan pengendalian yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi jamur patogen penyebab penyakit pada tanaman padi di Desa Seso, Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2022. Identifikasi jamur patogen dilakukan secara makroskopik dan mikroskopik dan didukung oleh literatur yang relevan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 2 jamur jamur patogen yang ditemukan pada tanaman padi di Desa Seso, Kecamatan So’a, Kabupaten Ngada yaitu : (1) Curvularia lunata, (2) Fusarium sp.

Kata kunci : Tanaman Padi, Patogen, Penyakit Tanaman, Curvularia lunata, Fusarium sp.</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1804060105]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230727]]></identifier><departementID><![CDATA[AGROTEKNOLOGI]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 GIL I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16521]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-10 16:33:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 18:39:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>