<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16684">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kedudukan Anak Sumbang Menurut Hukum  Waris Adat  Timor Di Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NINDI RESANDY MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS MAURITSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Helsina Fransiska Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 58 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Anak merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Sudah semestinya anak-anak mendaptkan yang terbaik. Anak yang mempunyai hubungan sah menurut hukum akan memiliki hak yang dilindungi. Tetapi jika anak yang dilahirkan diluar perkawinan akan timbul permasalahan pada kedudukan dan hak waris terhadap anak tersebut. Seperti halnya dengan anak yang dilahirkan sedarah. Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaiamana Kedudukan Anak Sumbang Menurut Hukum Waris Adat Timor Di Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa? (2) Apa Pertimbangan Hukum Tentang Kedudukan Anak Sumbang Menurut Hukum WarisAdat Timor Di Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa?
         Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang di laksanakan di wilayah Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, teknik studi dokumen dan teknik dokumentasi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan di Kota Kupang. Hasil pengelolaan data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif.
        Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui: (1)kedudukan anak sumbang menurut hukum waris adat timor di Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa yaitu anak sumbang kedudukanya di persamakan dengan anak kandung dan anak sah lainya. Anak sumbang dapat memperoleh harta warisan seperti anak kandung dan anak sah lainya. Yang membedahkan ialah jika anak sumbang tersebut laki-laki maka ia berhak menjadi ahli waris akan tetapi jika anak sumbang tersebut adalah perempuan maka anak sumbang tersebut tidak dapat menjadi ahli waris. (2) Pertimbangan hukum tentang kedudukan anak sumbang menurut hukum waris adat di Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa yaitu berdasarkan pertimbangan hukum waris barat bahwa pada ahli waris golongan ke pertama. ahli waris terdiri dari :keluarga sedarah dalam garis lurus kebawah, meliputi anak-anak beserta keturunannya serta suami atau istri yang ditinggalkan atau yang hidup terlama. Masing-masing perkepala mendapatkan bagian yang sama.
Kata Kunci: Kedudukan anak sumbang , hukum waris.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010584]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230627]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 MAU K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16684]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-11 20:20:31]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-16 09:14:28]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>