<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16705">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENYELESAIAN SENGKETA TANAH WARISAN MENURUT HUKUM ADAT DI MASYARAKAT DESA SAENAMA, KECAMATAN RINHAT, KABUPATEN MALAKA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SILVARIUS NORLINTO SERAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSIE MARIA YULIANTY YACOB</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Helsina Fransiska Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustinus  Hedewata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii+72 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanah memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan manusia, berbagai kegiatan manusia senantiasa berkaitan dengan tanah, baik kegiatan sosial, ekonomi, budaya, agama dan sebagainya. Bahkan tanah sering diulang-ulang dan cenderung menjadi mitos tanpa melihat konteks sosial politik, bahkan dikatakan memiliki makna tinggi yang dapat dipadankan dengan nyawa. Rumusan masalah pokok penelitian ini adalah: (1). Apakah penyebab terjadinya sengketa tanah warisan menurut hukum adat di Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka?. (2). Bagaimana proses penyelesaian sengketa tanah warisan menurut hukum adat di Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka?.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan meneliti peristiwa hukum yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dianalisis dengan analisis deskriptif  kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Upaya untuk menyelesaikan sengketa tanah waris di Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka dapat ditempuh dengan musyawarah secara kekeluargaan ataupun mediasi dengan menghadirkan semua pihak yang bersengketa tanpa ada unsur keberpihakan. Pengambilan keputusan dari hasil musyawarah juga dapat didukung dengan kenyataan yang ada di lapangan berdasarkan hasil kegiatan inventarisasi dengan mempertimbangkan aspirasi dari para pihak yang bersengketa. (2). Faktor penyebab terjadinya sengketa tanah warisan yang sangat signifikan di masyarakat dalam menyelesaikan perkara hak waris atas tanah ditinjau dari perspektif Hukum adat di Desa Saenama, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka ialah adanya oknum-oknum yang sengaja mempersengketakan hak-hak yang bukan miliknya dengan tujuan ingin memililki tanah atau lahan seseorang.
Dari penelitian yang sudah dilakukan maka penulis memberi saran terkait masalah tersebut adalah: Masyarakat Desa Saenama agar lebih diarahkan dengan cara-cara yaitu melakukan penyuluhan hukum secara berkala agar mereka sadar supaya sengketa tanah tidak akan sering terjadi dan mereka dapat memperoleh hak atas tanah secara legal serta Kepada tua-tua adat atau fungsionaris adat agar disarankan supaya dapat memberikan nasehat serta bimbingan dan dapat memberikan sanksi yang lebih tegas lagi agar mereka yang berseketa takut untuk membuat kesalahan yang sama lagi.

Kata Kunci: Sengketa Tanah, Hukum Adat, Tokoh Adat, Ahli Waris</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010706]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230427]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Ser P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16705]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-12 00:39:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-16 09:54:48]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>