<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17088">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penertiban Penggunaan Helm Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Ende  Menurut Undang-Undang Ri Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS ALLDY BEGHU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARYONO YOHANES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Markus Y.Hage</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kotan Y Stefanus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Markus Y.Hage</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 79 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penertiban penggunaan helm menjadi salah satu faktor pelanggaran lalu lintas di Kota Ende yang paling utama, maka dari itu tujuan kepolisian Ende adalah melakukan patroli di jalanan dan penilangan kepada masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah penertiban penggunaan helm di wilayah hukum Kepolisian Resor Ende menurut Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009? (2) Apakah faktor penghambat dalam penertiban penggunaan helm di wilayah hukum Kepolisian Resor Ende menurut Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009? Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Konsekuensi  penelitian ini menggunakan data empirik yang memilih satu lokasi penelitian sebagai sumber data. Lokasi penelitian yang dipilih yaitu Kepolisian Resor Kabupaten Ende. Pendekatan kualitatif-fenomenologis yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada beberapa pertimbangan rasional sebagai berikut: (1) Fenomena yang di kaji dalam penelitian ini adalah makna dan tindakan atau yang ada di balik tindakan seseorang/masyarakat; (2) Dalam menghadapi lingkungan sosial, individu memiliki pilihan cara bertindak yang tepat untuk dirinya sendiri, sehingga dalam memilih cara bertindak tersebut setiap individu memerlukan pengkajian mendalam terhadap setiap fenomena yang ada.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui: (1) Penertiban Penggunaan Helm di Wilayah Hukum Polres Ende menurut Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009, peranan kepolisian dalam pelaksanaan tugas penertiban lalu lintas di wilayah hukum Polres Ende secara umum sudah maksimal dan tertib, sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang berlaku yaitu Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (2) Kendala yang di Hadapi Polisi Lalu Lintas Terhadap Penggunaan Helm Untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum, faktor penyebab kurangnya kesadaran di masyarakat dikarenakan; kaidah Hukum dan kesadaran masyarakat. 
Kata Kunci : Penertiban, Penggunaan, Faktor Penghambat</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010494]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230627]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 BEG P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-tata-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17088]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-14 09:24:55]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-16 14:10:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>