<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17418">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Eksistensi Hukum Adat Dalam Kasus Perkawinan Lacu Tetu (Kawin  Lari) Pada Masyarakat Desa Kesokoja, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EFROSINA MEILANTRIX KASSEH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSIE MARIA YULIANTY YACOB</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 67 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkawinan lacu tetu (kawin lari) merupakan bagian dari adat kebiasaan yang secara terus-menerus keberadaannya diakui dalam pelaksanaannya oleh masyarakat Desa Kesokoja, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Pasangan yang melakukan perkawinan lacu tetu (kawin lari) adalah pasangan yang tidak disetujui oleh pihak keluarganya, maka mereka memutuskan untuk lacu tetu (kawin lari). Pelaksanaan perkawinan lacu tetu (kawin lari) antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat setempat sangat bertentangan dengan peraturan yang ada dalam hukum Adat Palue. Rumusan Masalah adalah (1) Apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan tacu tetu (kawin lari) di Masyarakat Desa Kesokoja, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka? (2) Bagaimana peran Tua-Tua adat dalam menyelesaikan masalah perkawinan lacu tetu? 
 Metode Penelitian ini merupakan penelitian Yuridis empiris, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perkawinan lacu tetu dilakukan karena beberapa alasan, seperti ketidaksetujuan keluarga karena perbedaan keturunan bangsawan dengan masyarakat biasa dan keterbatasan ekonomi yang tidak mencukupi tentu merasa tidak dapat memenuhi mahar sebagaimana mestinya yang dilakukan oleh orang- orang yang berasal dari keturunan bangsawan dan pergaulan bebas yang berujung pada kehamilan di luar nikah. (2) Peran tua-tua adat dalam menyelesaikan perkawinan lacu tetu (kawin lari) di Desa Kesokoja biasanya tua-tua adat masyarakat setempat mengadakan pertemuan dengan kedua belah pihak untuk membicarakan belis/mahar yang disanggupi oleh pihak laki-laki pada pihak perempuan yang ingin dinikahinya. 
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa faktor-faktor penyebab perkawinan Lacu Tetu dan peran Tua-Tua adat dalam menyelesaikan masalah tersebut telah diidentifikasi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor ini dan peran Tua-Tua adat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif untuk menjaga harmoni dalam masyarakat Desa Kesokoja. 
 Kata Kunci: Pernikahan, Kawin Lari, hukum adat, eksistensi hukum, persepsi masyarakat, Desa Kesokoja, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010433]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230622]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 KAS E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17418]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-14 18:15:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-17 16:48:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>