<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17653">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Yuridis Tentang Sistem Pembagian Warisan Untuk Anak Angkat Menurut Hukum Adat Sabu-Raijua (Kecamatan Raijua)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arfac Juntig Pidi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi+58 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pengangkatan anak dalam ranah hukum adat terkadang berpotensi untuk menimbulkan berbagai macam permasalahan. Permasalahan yang sering muncul adalah mengenai status sah atau tidaknya pengangkatan anak tersebut dan bagaimana kedudukan anak itu sebagai ahli waris dari orang tua angkatnya, terlebih lagi jika dikaitkan dengan sistem hukum positif di Indonesia. Dalam adat Sabu-Raijua khususnya kecamatan Raijua mengenal sistem kekerabatan parental. Oleh karena itu, masyarakat Raijua bisa mengadopsi baik anak laki-laki ataupun anak perempuan menjadi anak angkat atau ahli warisnya. Ahli waris laki-laki biasanya mewarisi harta yang tidak bergerak dan ahli waris perempuan mewarisi harta bergerak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah sistem pembagian warisan untuk anak angkat menurut hukum adat Sabu-Raijua? 
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem pembagian harta warisan untuk anak angkat menurut hukum adat Sabu-Raijua. Metode penelitian yaitu yuridis empiris dengan menggunakan sumber data primer yang berasal dari hasil penelitian di lapangan yaitu wawancara, serta data sekunder dari studi kepustakaan dan sumber-sumber hukum lainnya yang berkaitan dengan hukum waris adat. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa Anak Angkat bisa saja berjenis kelamin laki-laki dan bisa juga berkelamin perempuan. Harta warisan bagi anak laki-laki biasanya terdiri dari tanah pertanian berupa ladang dan rumpunan pohon tuak kelapa (harta tidak bergrak). Sedangkan bagi anak perempuan bisa berupa harta bergerak seperti sarung adat, selimut adat, wudu (muti), serta emas dan perak yang  berupa perhiasan perempuan.
Kata kunci : pengangkatan anak, anak angkat, hukum adat, warisan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010073]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230627]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 PID T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_hukum_perdata.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17653]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-15 20:47:11]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-18 13:37:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>