<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17688">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Penambahan Serat Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SERVASIUS JERADU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSMIYATI A BELLA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TRI MARDIYATI W SIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Remigildus Cornelis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosmiyati A Bella</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tri Mardiyati W Sir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 92 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Beton merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam pembangunan struktur sebuah konstruksi, seperti jembatan, bangunan gedung, dan lain sebagainya.. Beton banyak digunakan sebagai bahan konstruksi karena memiliki banyak kelebihan selain itu beton juga memiliki kekurangan yaitu mempunyai kuat tarik yang lemah. Oleh karena itu, beton dianggap masih perlu untuk dikembangkan. Sejumlah inovasi dalam pembuatan beton dilakukan untuk memperbaiki atau mengubah sifat spesifik beton, salah satunya adalah beton serat. Salah satu bahan serat yang bisa digunakan adalah bambu.  Bambu adalah salah satu sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu jenis bambu yang mudah ditemukan adalah bambu petung (Dendrocalamus asper) yang memiliki sifat kuat dan keras. Pada penelitian ini digunakan bambu petung sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Penambahan serat bambu pada penelitian ini antara lain sebesar 1,0% dan 1,5%  serta beton normal sebagai pembanding untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Sedangkan pada pengujian kuat tarik beton penambahan serat bambu Petung sebesar 1,5% dan 2,0% serta beton serat sebagai pembanding yang diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan pada tiap umur rencana bervariasi sehingga 28 hari adalah patokan untuk membandingkan kuat tekan beton karena pada umur tersebut kuat tekan beton sesuai dengan mutu rencana. Hasil penelitian menunjukkan pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari pada penambahan serat bambu Petung sebesar 1% dan 1,5% meningkatkan kuat tekan beton sebesar 0,04 MPa atau 0,25% dan 0,45 MPa atau 2,89% dibandingkan dengan beton normal. Sedangkan  penambahan serat sebesar 1,5% dan 2% meningkatkan kuat tarik belah beton sebesar 0,11 MPa atau 8,01% dan 0,31 MPa atau 23,66%.

Kata Kunci: Umur rencana, Kuat Tekan, Kuat Tarik</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606010061]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230627]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 JER P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="21701" url="" path="/22201-S1-1606010061-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengaruh Penambahan Serat Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-teknik-sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17688]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-16 07:26:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-22 09:37:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>