<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17718">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGELOLAAN DAN RESIKO PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH DI LAHAN BASAH Kasus Desa Raekore Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Damaris Rame Tude</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PAULUS UN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DOPPY ROY NENDISSA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Paulus Un</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Doppy Roy Nendissa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marthen R Pellokila</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 77 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui penerapan pengelolaan usahatanibawang merah yang melalui perncanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemeliharaan (pengewasan) dan evaluasi di lahan basah, (2) Mengukur tingkat risikoproduksi usahatani bawang merah di lahan basah Desa Raekore Kecamatan SabuBarat Kabupaten sabu Raijua.Metode yang di gunakan dalam penentuan lokasipenelitian adalah secara sengaja. Sedangkan metode yang di gunakan untukpengambilan populasi dan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Untuk menjawabtujuan (1) digunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.Untuk menjawabtujuan (2) digunakan rumus koefisien variasi.Hasil Penelitian Menunjukan bahwaPenerapan Pengelolaan dan Risiko ProduksiBawang Merah di Desa Raekore Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu RaijuaYaitu pengelolaan usahatani bawang merah di Desa Raekore berjalan dengan cukupbaik. Sedangkan Risiko yang dihadapi petani bawang merah di Desa Raekore yaiturata-rata produksi dilahan Basah dengan nilai koefiesien variasi (CV) sebesar0,00192. Artinya apabila CV > 0,5 maka resiko produksi usahatani yang di tanggungoleh petani semakin besar, sedangkan nilai CV ≤ 0,5 maka petani akan selalu untungatau impas. Dari analisis tingkat resiko produksi lahan basah di Desa Raekore, dapatdilihat bahwa tingkat resiko yang sangat rendah, sehingga dapat menguntungkan bagipetani. menunjukan bahwa rata-rata produksi petani bawang merah di lahan basahDesa Raekore sebesar 24.197.770 Kg/Ha/Tahun. Dari perhitungan produksi tersebutmaka dapat diketahui besarnya standar deviasi bawang merah46526,1516Kg/Ha/Tahun. Sehingga keofisien variasi yang diperoleh berdasarkanperhitungan dengan membandingkan rata-rata produksi dengan standar deviasisebesar 0,00192. Nilai koefisien variasi kurang dari 0,5. Hasil analisis menunjukanbahwa risiko produksi petani bawang merah di Desa Raekore, tergolong rendah.
Kata Kunci : Luas Lahan, Benih, Pupuk, Pestisida, Tenaga Kerja dan Koevisien Variasi</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[1704020264]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230623]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 Tud  P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi_agribisnis.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17718]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-16 10:55:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-19 13:24:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>