<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17846">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IMPLEMENTASI PRINSIP KEADILAN RESTORATIF PADA PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Kasus Di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMENUEL UTAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thelma Selly Marlin Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 78 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalahan hukum dalam penelitian ini ditunjukkan dari aspek teoretis, yuridis dan konkret. Penanganan perkara tindak pidana korupsi dengan semangat pemulihan kerugian keuangan negara oleh Kejaksaan menghadapi banyak permasalahan dan kelemahan dengan biaya yang besar serta beban dari peradilan pada lembaga permasyarakatan yang kurang sesuai dengan konsep hukum acara pidana Indonesia yakni peradilan cepat, sederhana dan berbiaya ringan. Keadilan restoratif hadir sebagai paradigma baru untuk menghindarkan penanganan perkara yang berlarut-larut, tidak terpulihkannya kerugian keuangan negara, operasional dan biaya penanganan yang besar dan kurang bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: 1)implementasi prinsip kedilan restoratif dalam perkara tindak pidana korupsi., 2)dampak implementasi prinsip keadilan restoratif pada perkara tindak pidana korupsi dalam hal pemidanaan dan pengembalian kerugian keuangan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Prinsip keadilan restoratif dapat diterapkan pada perkara tindak pidana korupsi berupa pengembalian seluruh hasil tindak pidana korupsi beserta segala bentuk keuntungannya apabila terdapat keuntungan yang diperoleh pelaku tindak pidana korupsi dengan melihat konstruksi perkara berdasarkan biaya dan manfaat, serta perlu di atur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi di Indonesia., 2) Implementasi prinsip keadilan restoratif pada perkara tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan sudah di laksanakan dengan melihat nilai kerugian keuangan Negara, itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan kerugian keuangan Negara dimana prinsip keadilan restoratif bertujuan untuk mencari penyelesaian atas tindak pidana yang terjadi dengan waktu, mekanisme dan biaya yang ringan serta perlu di atur dalam setiap peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi. Saran dari penelitian ini yaitu diperlukan pengaturan secara khusus keadilan restoratif dari tingkat peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi sampai peratur kepala lembaga penegak hukum dan perlu pelatihan bagi aparat Kejaksaan tentang implementasi prinsip keadilan restoratif pada perkara tindak pidana korupsi.</note>
<classification><![CDATA[741.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2111040002]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230626]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[741.01 Ala I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="21659" url="" path="/741.01-2111040002-S2-2023-TESIS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Implementasi Prinsip Keadilan Restoratif pada Perkara Tindak Pidana Korupsi (Studi Kasus di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Tesis_Ilmu_Hukum.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17846]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-18 14:40:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-17 09:45:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>