<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17850">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Penyebab Dan Kendala Yang Dihadapi Aparat Kepolisian Dalam Memberantas Prostitusi Terselubung Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOBIAS ANDRIAN MESA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nikolas Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 72 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Prostitusi Terselubung merupakan perbuatan menyimpang dan dilarang dalam masyarakat yaitu suatu hubungan seksual berganti-ganti pasangan dengan yang bukan istri atau suaminya dengan imbalan berupa uang dan dilakukan di tempat-tempat tertentu ( lokalisasi, hotel, tempat rekreasi, dan lain-lain). Masalah Pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor penyebab maraknya Prostitusi terselubung di Kota Kupang? (2) Apakah kendala yang dihadapi Aparat Kepolisian dalam memberantas prostitusi terselubung di Kota Kupang?
 Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yakni penelitian hukum yang dilaksanakan melalui penelitian lapangan melakukan observasi dan wawancara untuk memperoleh data empiris yang berkaitan dengan faktor penyebab dan kendala yang dihadapi Kepolisian dalam Memberantas Prostitusi Terselubung di Kota Kupang. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor penyebab prostitusi terselubung di Kota Kupang terdiri dari enam faktor penyebab prostitusi yang diteliti oleh penulis yaitu Faktor moral atau ahlak, Faktor ekonomi, Faktor pendidikan, Faktor pesikologis, Faktor sosiologis dan Faktor yuridis. (2) Terdiri dari lima Kendala yang di hadapi aparat kepolisian dalam memeberantas prostitusi terselubung di Kota Kupang yaitu faktor hukum/yuridis, faktor penegak hukum, faktor sarana atau prasarana, faktor masyarakat dan faktor budaya oleh karena itu, pada beberapa kasus yang diteliti oleh penulis para pelaku dan korban prostitusi terselubung di wilayah Kota Kupang adalah dewasa dan anak, hal ini dengan ditunjukkan dengan masalah keluarga atau broken home, tekanan kelurga atau tekanan lingkungan sosial. Dalam memberantas prostitusi aparat Kepolisian Resort Kupang Kota  terkadang mendapatkan kendala, minimnya laporan dan kurangnya pengaduan, dibiarkan begitu saja oleh masyrakat karena sikap acuh tak acuh dan malas tau dari masyarakat yang memang tegasnya bahkan ada masyarakat yang melindunginya seperti praktik prostitusi dengan  berkedok hotel penginapan (Hotel Citra dan Bolekale). Dalam upaya memberantas prostitusi terselubung di Kota Kupang yang dengan modus Media sosial (MICHAT) dan berkedok hotel seperti kasus di atas maka kepolisian dan masyarakat setempat harus bekerja sama dan berkesinambungan sebagi stake holder dalam menertibkan penyimpangan prostitusi terselubung tersebut. Kemudian untuk setiap lapisan masyarakat tertutama yang memiliki lisensi legalitas hukum misalnya (LSM, Pemuka agama)  harus giat memberikan pendidikan tentang seksulitas, dan mampu menertibkan diri  perbuatan-perbuatan yang menyimpang dalam masyrakat.

Kata Kunci: Prostitusi, Terselubung, Faktor Penyebab, Kendala.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010652]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230523]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 MES F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17850]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-18 15:27:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-19 10:20:38]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>