<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="17921">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Disparitas Penjatuhan Sanksi Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Pedofilia Di Pengadilan Negeri Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARSELINA AFRILIANA OGOT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ORPA GANEFO MANUAIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 109 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pedofilia merupakan gangguan mental yang dimiliki oleh orang dewasa di mana menjadikan anak sebagai target utama untuk melampiaskan hasrat seksualnya. Perilaku pelecehan seksual ini dapat menyebabkan trauma pada anak dan dapat merusak masa depan bagi anak tersebut. Oleh karena itu,  anak berhak mendapatkan perlindungan yang diatur dalam Undang-undang  Nomor  17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Undang-undang ini dapat dijadikan sebagai pedoman pemberian hukuman maksimal dan minimal bagi pelaku. Namun, penjatuhan sanksi pidana pada pelaku Pedofilia mengalami perbedaan walaupun telah dijatuhi pasal yang sama, hal inilah yang disebut Disparitas. Disparitas ini terjadi pada beberapa kasus di Pengadilan Negeri Kupang yang akan  menjadi  Masalah utama dalam penelitian ini. Rumusan masalah  dalam penelitian ini adalah:  (1) Mengapa terjadi disparitas penjatuhan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana pedofilia di Pengadilan Negeri Kupang? (2) Apakah dasar pertimbangan hakim sudah sesuai dalam menetapkan sanksi bagi pelaku tindak pidana pedofilia di Pengadilan Negeri Kupang?
Penelitian ini merupakan penelitian  yuridis  normatif yaitu  penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan  literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kasus (case approach) dan  pendekatan  perundang-undangan (statue approach). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Faktor penyebab terjadinya disparitas penjatuhan sanksi pidana adalah faktor hukum itu sendiri dan faktor hakim. (2)  Dasar pertimbangan hakim dalam menerapkan sanksi pidana yaitu dasar pertimbangan yuridis dan  non  yuridis serta alasan yang memberatkan dan meringankan sehingga Hakim memutuskan bahwa dalam putusan No.68/Pid.Sus/2019/PN Kpg terdakwa dipidana penjara 8 tahun, putusan No. 141/Pid.Sus/2020/PN Kpg terdakwa dipidana penjara 9 tahun dan putusan No.113/Pid.Sus/PN Kpg terdakwa dipidana penjara selama 10 tahun.
Kata kunci: Disparitas, penjatuhan sanksi pidana, dasar pertimbangan hakim,  tindak pidana pedofilia</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010027]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230622]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 OGO D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[17921]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-22 08:03:42]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-10-31 08:26:22]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>