<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18115">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Kejadian Astenopia (Kelelahan Mata) Pada  Pemain Game Online Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANGGIE ELZHA YULINDRI WELKIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agus Setyobudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Noorce Ch. Berek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Johny A. R. Salmun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agus Setyobudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Noorce Ch. Berek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 111 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Data dari WHO menunjukkan bahwa kasus astenopia didunia berkisar antara 75-90%. Astenopia dapat terjadi akibat upaya berlebihan sistem penglihatan untuk memperoleh kualitas penglihatan yang seharusnya. Kebiasaan bermain game online yang berlebihan berpotensi terhadap penurunan kualitas penglihatan. Permasalahan ini perlu diperhatikan dikarenakan astenopia merupakan tanda gejala awal dari gangguan penglihatan yang lebih serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian astenopia (kelelahan mata) pada pemain game online di Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian ini sebanyak 378 orang pemain game online di Kota Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner angket dalam bentuk google form. Penelitian ini menunjukkan dari 378 responden, 367 responden, (97,1%) diantaranya mengeluhkan gejala kelelahan mata dan 11 orang (2,9%) lainnya tidak mempunyai keluhan kelelahan mata. 251 orang (66,4%) diantaranya bermain game online dengan durasi > 2 jam dan 127 orang (33,6%) lainnya bermain game online < 2 jam. 277 orang (73,3%) diantaranya menggunakan smartphone dengan jarak < 30 cm dan 101 orang (26,7%) lainnya menggunakan smartphone dengan jarak > 30 cm. 184 orang (48,7%) diantaranya bermain game online dengan posisi berbaring dan 194 orang (51,3%) lainnya bermain game online dengan posisi duduk. 187 orang (49,5%) diantaranya tidak melakukan istirahat mata dan 191 orang lainnya (50,5%) lainnya melakukan pengistitahatan mata yang terdiri atas: 53 orang (14,0%) diantaranya melakukan micro break, 55 orang (14,6%) diantaranya melakukan mini break dan 83 orang (22,0%) lainnya melakukan maxi break. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa sebanyak 97,1% responden dalam penelitian ini mengalami astenopia dan 2,9% tidak mengalami astenopia. Pemain game online diharapkan dapat memperhatikan serta mengontrol perilaku (durasi, jarak, posisi tubuh dan istirahat mata) selama bermain game online agar resiko astenopia dapat ditekan.

Daftar Pustaka   : 45 (1988-2022)
Kata Kunci	   :Gambaran, Astenopia (kelelahan mata), Game online</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1807010190]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230726]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 WEL G]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="21870" url="" path="/13201-S1-1807010190-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Gambaran Kejadian Astenopia (Kelelahan Mata) Pada  Pemain Game Online Di Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-prodi-ikm.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18115]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-10-31 23:30:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-04 10:07:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>