<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1827">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Vaksin Covid-19 Sinovac Di Rumah Sakit Wirasakti Kupang Periode 20 Januari 2021 – 20 Februari 2021]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARIES HASAN BASRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDERIAS UMBU ROGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUNTASIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Anderias Umbu Roga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>M Dinah Charlota Lerik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Indawati Trisno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MUNTASIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[3]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Universitas Nusa Cendana]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 106]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Covid-19  adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia. Covid-19 disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan telah menyebar ke seluruh dunia. Covid-19 telah menjadi pandemic dunia dan merupakan masalah global yang hingga kini belum dapat dikendalikan peyebarannya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 lebih jauh diantaranya lockdown, pembatasan sosial yang ketat dan physical distancing. Namun semuanya itu belum dapat mengendalikan penyebaran Covid-19, sehingga memaksa para ilmuan untuk dapat bergerak cepat mengembangkan vaksin untuk mencegah penularan Covid-19. Seperti vaksin pada umumnya, penggunaan vaksin yang meningkat dapat meningkatkan reaksi vaksinasi yaitu adverse events following immunization (AEFI) atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). 
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara, jenis kelamin dan tingkat kecemasan dengan KIPI. Peneltian ini diharapkan menjadi acuan untuk memaksimalkan promosi kesehatan terkait kesiapan masyarakat mengikuti proves vaksinasi Covid-19
Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Wirasakti Kupang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 198 orang dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 51 orang. Analisis data yang digunakan adalah univariat yaitu distribusi frekuensi, bivariat yaitu regresi logistik sederhana.
Hasil analisis menunjukkan manifestasi KIPI yang terjadi yaitu pusing, jantung berdebar, sesak nafas, kram pada tangan dan tangan gemetar. Hasil analisis bivariat menunjukkan jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan KIPI, sedangkan kecemasan memiliki hubungan yang signifikan dengan KIPI. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara kecemasan dan KIPI dan semua peserta yang mengalami KIPI adalah perempuan.
Melalui penelitian diharapakan dapat menjadi acuan untuk manajemen vaksin ke depan yang mempertimbangkan tingkat kecemasan seseorang dan jenis kelamin terhadap pemberian vaksin, baik itu jadwal ataupun dosis vaksin.
Kata Kunci	: vaksin, sinovac, KIPI, rumah sakit wirasakti.</note>
<classification><![CDATA[131.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1911080007]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210727]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[131.01 Ies]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3441" url="" path="/13101-S2-1911080007-2021-TESIS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Analisis Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Vaksin Covid-19 Sinovac Di Rumah Sakit Wirasakti Kupang Periode 20 Januari 2021 – 20 Februari 2021]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Tesis_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1827]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-11 11:08:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-25 07:53:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>