<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1836">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Sekolah  Luar Biasa Di Kota Kupang Dengan Pendekatan Arsitektur Dan Perilaku]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Letitia Imaculada Assis Hornay</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>APLIMON JEROBISONIF</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ariency Kale Ada Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aplimon Jerobisonif</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosvitayati Umbu Nday</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xix + 171 Halaman]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pendidikan adalah  hal yang paling  penting  dalam  perkembangan  tumbuh kembang  manusia, Seperti yang  telah disebutkan oleh UU  No. 20 tahun 2003 bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran  agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Ada pula pendidikan khusus atau pendidikan luar biasa yang merupakan bagian terpadu dari sistem pendidikan nasional yang secara khusus diselenggarakan bagi peserta didik yang menyandang kelainan fisik dan/atau kelainan. Pada umumnya pendidikan luar biasa diselenggarakan di Sekolah Luar Biasa, disebut juga sistem segregasi yang merupakan sekolah dengan pengelolaannya berdasarkan jenis satu atau dua ketunaan namun terdiri dari beberapa jenjang. Satuan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus terdiri dari Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luara Biasa (SMALB). Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018, jumlah  penyandang disabilitas di  NTT adalah 30.400 orang, antara lain tuna netra 1.739 orang, tuna runggu 2.077, tuna daksa 2.197, tuna grahita 2.053, serta autis 14.254 orang dan angka jumlah penyandang ini terus meningkat setiap tahunnya. Problematika kelompok disabilitas di Kota Kupang secara umum mengalami berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan dan kesehatan. Dalam bidang pendidikan bagi disabilitas di Kota Kupang masih diabaikan dan tidak responsif, serta fasilitas dan sarana masih belum memadai dan memenuhi standar pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), seperti ruang khusus bina sesuai dengan ketunaan pada anak. Tujuan utama perancangan sekolah luar biasa adalah memberikan sarana bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menuntut ilmu dengan ketersediaan fasilitas yang lengkap dan mendukung. Perancangan Sekolah Luar Biasa ini diharapkan mampu memberikan sarana dan fasilitas  bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam menempuh pendidikan seperti anak pada umumnya. Dalam proses perancangan arsitekturalnya, pengguna yang memiliki keistimewaan dan kekhususannya, maka pendekatan yang paling tepat ialah Arsitektur dan Perilaku. Pendekatan arsitektur dan perilaku bertujuan membantu proses belajar dan terapi, dimana anak-anak menjadi lebih cepat berkembang dan juga anak-anak sebagai pengguna utama tidak akan merasa canggung.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1406090037]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210630]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 Hor P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2615" url="" path="/23201-S1-1406090037-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERANCANGAN SEKOLAH  LUAR BIASA DI KOTA KUPANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR DAN PERILAKU]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsiarsitek.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1836]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-12 08:08:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-07 08:10:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>