<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18366">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peranan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Dalam Mengatasi Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Kabupaten Nagekeo]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IGNASIA CARLIMSYATA SE’E MBEDU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JACOBA DAUD NIGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CATARYN V ADAM</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jacoba Daud Niga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jacob Wadu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Cataryn V Adam</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 109 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana Peranan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) dalam Mengatasi Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Nagekeo. Peneliti menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan mengunakan jenis penelitian fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa lembaga P2TP2A Kabupaten Nagekeo belum berperan dengan baik dalam mengatasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini dikarenakan oleh berbagai kendala yang dihadapi oleh lembaga P2TP2, diantaranya petugas P2TP2A belum menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik karena kekurangan dana dalam proses penanganan dan pencegahan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Petugas yang tergabung dari berbagai instansi baik aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai honorer dan kalangan masyarakat yang memiliki tugas pokok dan kesibukan masing-masing, yang direkrut dengan sukarela tanpa insentif juga menyebabkan minimnya keatifan petugas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Tidak adanya Rumah Aman dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo menyebabkan korban terpaksa dititipkan di rumah petugas P2TP2A. Tidak diimplementasikannya Peraturan Pemerintah Peraturan Daerah Kabupaten Nagekeo No 2 Tahun 2016 tentang Penyelenggara Perlindungan Anak Bab IV Pasal 9 yang menyatakan bahwa Pemerintah akan menyediakan biaya visum bagi anak korban kekerasan menyebabkan korban terpaksa menggunakan uang pribadi dan seringkali menerima bantuan dari petugas P2TP2A yang mendampingi korban. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo perlu memberikan bantuan seperti dana, insentif, dan fasilitas, khususnya pembangunan Rumah Aman di Kabupaten Nagekeo, sehingga P2TP2A bisa menjalankan tupoksi dengan lebih baik sesuai dengan yang diharapkan.
Kata Kunci : Korban Kekerasan, Penanganan, Pencegahan.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903010184]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231016]]></identifier><departementID><![CDATA[Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 MBE P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18366]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-07 13:04:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-09 15:38:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>