<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18585">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pertangungjawaban Pejabat Pelaku Tindak Pidana Illegal Logging Di Nefomasi, Kelurahan Aplasi, Kabupaten Timor Tengah Utara (Putusan PN. Kefamenanu 28&#47;pid.b&#47;lh&#47;2020&#47;pnkfm)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROFALDO JOHANES KASE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Deddy R. CH. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Deddy R Ch Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 66 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Illegal logging merupakan kegiatan di bidang kehutanan atau rangkaian kegiatan yang mencakup penebangan, pengangkutan, pengolahan hingga kegiatan jual-beli (termasuk ekspor-impor) kayu yang tidak sah atau bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku, atau perbuatan yang dapat menimbulkan kerusakan hutan. Illegal logging dapat menyebabkan pencemaran dan perusakan pada lingkungan hidup, sehingga ekosistem didalamnya dapat punah. Permasalahan dan tujuan dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) Bagaimanakah pertanggungjawaban pejabat pelaku tindak pidana illegal logging? (2) Apakah faktor penghambat dalam penegakan hukum terkait tindak pidana illegal logging?
	Penelitian merupakan penelitian yuridis empiris yang mengkaji pelaksanaan hukum (dalam praktik, efektivitas hukum, dan penerapan hukum di tengah masyarakat). Penelitian ini merupakan wawancara terhadap lima orang dan menganilisis data secara deskriptif-kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Pertanggungjawaban pejabat pelaku tindak pidana illegal logging mempunyai beberapa unsur yaitu: adanya suatu tindak pidana, unsur kesalahan, kemampuan bertanggungjawab seseorang, tidak ada alasan pemaaf. (2) Ada beberapa Faktor penghambat dalam penegakan hukum terkait tindak pidana illegal logging diantaranya: faktor kebudayaan, faktor waktu dan faktor masyarakat.
Berdasarkan penelitian ini, maka peneliti menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan sosialisasi terkait dengan batas-batas wilayah hutan lindung di daerah Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU terkhususnya di daerah Nefomasi, Kelurahan Aplasi dan juga peneliti juga memberikan saran kepada Hakim untuk kedepannya lebih bijak dalam mempertimbangkan hukuman kepada pejabat pelaku tindak pidana illegal logging.

Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Faktor Penghambat, Ileggal Logging, Pejabat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010391]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230627]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 KAS P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="22308" url="" path="/74201-S1-1802010391-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pertangungjawaban Pejabat Pelaku Tindak Pidana Illegal Logging Di Nefomasi, Kelurahan Aplasi, Kabupaten Timor Tengah Utara (Putusan PN. Kefamenanu 28/pid.b/lh/2020/pnkfm)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18585]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-10 09:19:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-14 09:14:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>