<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18657">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Pengembangan Pariwisata Pantai Riangsunge  terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Ritaebang Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonardus Liku Werang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PRIMUS LAKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LAURENSIUS P SAYRANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Primus Lake</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 69 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian berfokus pada kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan pariwisata Pantai Riangsunge dan dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat lokal di sekitar pantai Riangsunge. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan pariwisata Pantai Riangsunge dan dampak ekonomi pengembangan Pariwisata Pantai Riangsunge, kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari komponen pengembangan konsep pariwisata, pokok- pokok pariwisata, jurnal internet, serta sumber–sumber yang mendukung penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan Pariwisata Pantai Riangsunge menggunakan model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (CBT). Kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan Pariwisata Pantai Riangsunge saat ini sudah cukup baik jika dilihat dari Pembangunan fasilitas pelayanan pada lokasi pariwisata Pantai Riangsunge. Pembangunan fasilitas pelayanan tersebut dimulai pada tahun 2018 sampai tahun 2022 dengan total anggaran Rp. 1.831.795.000,00. Fasilitas pelayanan yang telah dibangun antara lain gapura masuk lokasi pariwisata, 4 buah lopo, kamar mandi dan toilet umum, tempat parkir, tempat kuliner, penggung kesenian, lampu-lampu taman, jaringan pipa air, dan 2 buah tempat penginapan. Dampak pengembangan Pariwisata Pantai Riangsunge terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini belum terlalu dirasakan. Hal ini dapat dilihat dari faktor kesempatan kerja, kesempatan berusaha, dan investasi dari pihak luar sebagai imbas dari pengembangan sebuah pariwisata.

Kata kunci: Pengembangan, Pariwisata, Dampak ekonomi</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010134]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230918]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Wer D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_ADM_NEGARA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18657]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-11 11:41:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-15 08:32:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>