<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18682">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Intensitas Kerusakan Kacang Nasi Oleh Callosobruchus sp. Pada Beberapa Teknik Pengendalian Secara Tradisional Di Desa Oenay Kecamatan Ki’e]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RONNY JULIVAN LIUNOME</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIKA LUDJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YASINTA LETEK KLEDEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rika Ludji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yasinta Letek Kleden</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petronella S. Nenotek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[3]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Universitas Nusa Cendana]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 33 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan September hingga bulan November 2022. Pengambilan sampel kacang nasi dari Desa Oenay Kabupaten Timor Tengah Selatan dan sampel dibawa ke laboraturium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana untuk diamati. Tujuan penelitian untuk mengetahui intensitas kerusakan kacang nasi oleh Callosobruchus sp. pada beberapa teknik pengendalian secara tradisional dan dirancang dengan menggunakan metode survei yaitu pengamatan langsung pada tempat penyimpanan.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan langsung pada tempat penyimpanan. Pengamatan dilakukan untuk mengamati gejala kerusakan dan menghitung jumlah imago Callosobruchus sp ditempat penyimpanan.
Hasil penelitian diketahui bahwa ada 3 macam pengendalian serangga hama pada kacang nasi secara tradisional yaitu pengasapan, penggunaan minyak kelapa dan penggunaan tepung biji kusambi. Hasil pengamatan pengendalian menggunakan teknik pengasapan tidak efektif karena intensitas kerusakan biji kacang nasi mencapai 63,69% yang dikategorikan kerusakan berat. Pengasapan yang dilakukan oleh petani setempat tidak intensif, karena proses pengasapan hanya dilakukan pada saat proses masak memasak. Hasil pengamatan pengendalian hama dengan menggunakan minyak kelapa dapat dikatakan efektif, hal ini disebabkan karena intensitas kerusakan yang disebabkan oleh C. chinensis pada biji kacang nasi adalah 0% (tidak ada kerusakan), diduga karena minyak kelapa memiliki sifat alami yang dapat membantu melindungi kacang dari serangan hama. Hasil pengamatan pengendalian menggunakan tepung biji kusambi, tergolong efektif. Hal ini disebabkan karena intensitas kerusakannya 0% (tidak adanya kerusakan). Tepung biji kusambi memiliki sifat insektisida alami yang dapat membantu mencegah serangan hama tanpa merusak kacang. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa teknik pengendalian berpengaruh nyata pada intensitas kerusakan yang disebabkan C. Chinensis dengan nilai F hitung (10,07 > 0.05 dan 0.01). dengan nilai rerata intensitas kerusakan tertinggi terdapat pada pengendalian dengan teknik pengasapan yang berbeda nyata dengan dua pengendalian lainnya.

Kata Kunci: Intensitas kerusakan, Kacang Nasi, Callosobruchus sp. Pengendalian Tradisional.</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1804060254]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230626]]></identifier><departementID><![CDATA[Aggroteknologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 LIU I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18682]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-13 01:27:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-15 13:58:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>