<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18774">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Dosis SP-36 Dan Bokashi Kirinyu Terhadap P-Tersedia Dan Serapan P Serta Hasil Tanaman Lobak Pada Tanah Berkapur Di Pulau Timor]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NELSON UMBU KALEKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIANA J L SERANGMO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MORESI MORISON AIRTUR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Max Junus Kapa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Diana J L Serangmo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Moresi Morison Airtur</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[10]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xix + 58 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan milik petani di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dan Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana. Penelitian berlangsung dari Bulan September 2022 hingga Februari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh interaksi perlakuan dosis SP-36 dan bokashi kirinyu terhadap P- tersedia dan serapan P serta hasil tanaman lobak pada tanah berkapur di Pulau Timor; 2) pengaruh faktor tunggal SP-36 terhadap P- tersedia dan serapan P serta hasil tanaman lobak pada tanah berkapur di Pulau Timor pada setiap dosis pupuk bokahsi kirinyu yang berbeda; dan pengaruh faktor tunggal bokashi kirinyu terhadap P- tersedia dan serapan P serta hasil tanaman lobak pada tanah berkapur di Pulau Timor pada setiap dosis Sp-36 yang berbeda.
Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK).Faktor pertama (A) adalah SP-36 yang terdiri dari 3 level yaitu: tanpa SP-36(p0), 250 gram SP-36(p1), dan 300 SP-36 (p2). Faktor kedua (B) adalah bokashi kirinyu yang terdiri dari 3 level yaitu: tanpa bokashi kirinyu (b0), 10 ton bokashi kirinyu(b1), dan 20 ton bokashi kirinyu (b2).. Parameter yang diamati yakni: P-tersedia tanah, Serapan P, panjang umbi, diameter umbi dan bobot segar umbi lobak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) dosis pupuk bokashi kirinyu dan pupuk SP-36 memberikan interaksi yang sangat nyata terhadap parameter bobot umbi lobak, namun berpengaruh tidak nyata terhadap parameter P-tersedia tanah, serapan P, panjang umbi dan diameter umbi. Kombinasi perlakuan dosis bokashi kirinyu 20 ton/ha dan 300 gram/polibag SP-36 mampu menghasilkan bobot umbi lobak paling tinggi yakni 188.00 gram/tanaman; 2) Faktor tunggal dosis pupuk bokashi kirinyu memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap P-tersedia tanah, Serapan P, Panjang Umbi, lingkar umbi dan bobot umbi. Perlakuan dosis pupuk bokashi kirinyu yang memberikan hasil tertinggi adalah perlakuan B2 (20 ton/ha pupuk bokashi kirinyu) dengan nilai berat umbi paling tinggi yakni 123,78 gram namun berbeda tidak nyata dengan perlakuan 10 ton/ha bokashi kirinyu; 3) Faktor
 

tunggal dosis pupuk SP-36 memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap P- tersedia tanah, Serapan P, Panjang Umbi, diameter umbi dan bobot umbi. Perlakuan dosis pupuk SP36 yang memberikan hasil tertinggi adalah perlakuan P2 (300 gram/polibag) dengan nilai berat umbi paling tinggi yakni 128,33 gram namun berbeda tidak nyata dengan perlakuan 250 gram/polibag pupuk SP-36.

Kata Kunci: Tanah Berkapur, Pupuk SP-36, Bokashi Kirinyu</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1804060370]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231016]]></identifier><departementID><![CDATA[Aggroteknologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 KAL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18774]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-14 07:02:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-14 14:46:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>