<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="18894">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Lamalera Dalam Tradisi Leva Nuang (Studi Kasus Pada Masyarakat Lamalera Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agustinus Beda Unarajan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fredik L. Kollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fredik L. Kollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 96 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan Malasah Penelitian ini adalah (1) Bagaimana proses leva Nuang di Desa Lamalera (2) Bagaimana Nilai-nilai Budaya yang terkadung dalam Tradisi Leva Nuang di Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan Leva Nuang di Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata (2) Untuk mendeskripsikan Nilai-nilai Budaya dalam Tradisi Leva Nuang di Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif. Data yang di kumpulkan, baik data primer maupun data sekunder yang diperoleh di lapangan dianalisi dengan cara merangkai hal-hal pokok, menyajikan data ke dalam bentuk kalimat yang mudah dipahami, dan menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah
Kepala Desa Lamalera B dan Tokoh Masyarakat
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa proses penangkapan ikan paus pada masyarakat lamalera Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata masih menngunakan alat-alat tradisional yang ramah lingkungan. Alat-alat tersebut yakni peledang (perahu kayu tanpa mesin yang hanya digunakan pada saat pemburuan) dan tempuling (tombak) sebelum melakukan pemburuan masyarakat melakukan berbagai ritual seperti tobu name fata, ritual adat iye gerek, misa arwah, dan misa leva komunitas masyarakat nelayan terhadap tradisi Leva Nuang menujukan bawah
tradisi ini sudah sangat terikat dengan keseharian masyarakat Lamalera sendiridalam tradisi penangkapan ikan paus dapat mengajarkan masyarakat dapat hidup berinteraksi dengan sesama kelompok-kelompok (suku) sehingga membentuk kehidupan masyarakat dalam penangkapan ikan paus. Dalam tradisi ini memiliki nilai-nilai sebagai simbol hidup dalam pekerjaanya sebagai nelayan. Dalam tradisi
leva nuang dapat ditemui banyak sekali nilai moralnya. Salah satunya nilai kebersamaan dan gotong royong.Startegi masyarakat desa Lamalera dalam mempertahankan nilai moral di balik budaya pemburuan ikan paus adalah dengan memperkenalkan budaya tersebut ke masyarakat lain dan kepada generasi saat ini.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1901070124]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231024]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Jan N]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="22622" url="" path="/87205-S1-1901070124-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Lamalera Dalam Tradisi Leva Nuang (Studi Kasus Pada Masyarakat Lamalera Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[18894]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-15 10:52:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-18 07:55:48]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>