<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19298">
<titleInfo>
<title><![CDATA[POLA PERLAKUAN TERHADAP LAHAN DALAM BUDIDAYA TANAMAN  PADI SAWAH DI DESA MATA AIR KECAMATAN KUPANG TENGAH  KABUPATEN KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>OCTAVIANA GOLLE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Husain  Hasan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muhammad Husain Hasan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustinus Hale Manek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 91 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Proses budidaya adalah kegiatan yang betujuan mendapatkan hasil yang setinggi tinginya dengan kualitas sebaik mungkin. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan maka, tanaman yang akan ditanam harus sehat dan subur Tujuan penelitian ini untuk (1). Mengetauhi karasteristik lahan terhadap budidaya tanaman padi sawah di Desa Mata Air. (2) Mengetauhi kearifan lokal masyarakat di Desa Mata Air. (3) Mengetauhi perlakuan petani dalam proses budidaya tanaman padi sawah di Desa Mata Air. Penelitian ini dilakukan di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa: (1). Karasteristik lahan yang pertama jenis tanah yang cocok di Desa Mata Air Tanah ini memiliki tekstur dengan warna kelabu. Ph nya termasuk dalam tingkat renda PH rendah yaitu sekitar 5,2 . karena Ph yang dimilikinya, oleh tanah ini mudah untuk dicangkul. Kedua Kemiringan lereng maka lahan pertanian di Desa Mata Air namun di dapati dari peta kemiringan di Desa Mata Air kaitan dengan pertanian yaitu Kemiringan lereng berpengaruh terhadap kualitas lahan dan merupakan salah satu parameter dalam menentukan tingkat kesesuaian lahan suatu tanaman tertentu maka di Desa Mata Air dilihat dari peta yaitu berada pada kemiringan (0-8%) dan (8-15%). (2) Kearifan lokal dilihat dari pola di Desa Mata Air para petani memiliki kebiasan dan cara tersendiri dalam mengelolah lahan. Praktek bercoock tanam padi sawah dan sebagainya, mereka terapkan sehari – hari dan telah berkembang turun temurun pada masyarakat di Desa Mata Air yang kemudian membentuk pengetauhan dan tradisi bertani itu sendiri, seperti menjaga keberagaman jenis benih persiapan lahan, persiapan benih, penanaman, perawatan sampai pemanenan yang masih dipertahankan hingga sekarang. (3). proses budidaya padi, secara umum dikerjakan melalui urut-urutan kegiatan seperti persiapan lahan, persiapan bibit,penanaman bibit, pemeliharaan dan terakhir adalah panen.</note>
<classification><![CDATA[87202]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1901100043]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231110]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Geografi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 Gol P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="22976" url="" path="/87202-S1-1901100043-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[POLA PERLAKUAN TERHADAP LAHAN DALAM BUDIDAYA TANAMAN  PADI SAWAH DI DESA MATA AIR KECAMATAN KUPANG TENGAH  KABUPATEN KUPANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-geografi.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19298]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-20 16:32:44]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-21 09:26:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>