<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19319">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Sebab Atau Alasan Hakim Tidak Menjatuhkan Hukuman Maksimal Serta Hambatan Yang Dihadapi Dalam Penanganan Kasus Pembunuhan Berencana Di Jalur 40 Kupang Kota]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MELANI YOSEFINE AKUNUT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Deddy R. CH. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Deddy R Ch Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 84 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembunuhan  berencana adalah  kejahatan merampas nyawa manusia lain, atau membunuh setelah dilakukan perencanaan mengenai waktu atau metode, dengan tujuan memastikan keberhasilan pembunuhan atau untuk menghindari penangkapan. Pembunuhan berencana dalam hukum umumnya merupakan tipe pembunuhan yang paling serius, dan pelakunya dapat dijatuhkan hukuman mati atau penjara seumur hidup, namun dalam kenyataan hakim tidak menjatuhkan hukuman maksimal.. Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah: (1) Mengapa hakim tidak menjatuhkan hukuman maksimal bagi pelaku tindak pidana pembunuhan berencana di wilayah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A? (2) Apakah hambatan yang dihadapi dalam penanganan tindak pidana pembunuhan berencana di wilayah hukum Kepolisian Polda Nusa Tenggara Timur?
          Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, yang dilakukan di Pengadilan Negeri Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi kepustakaan/dokumen. Data yang digunakan adalah data primer dan  sekunder. Penelitian ini dilakukan di Kota Kupang. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif.
          Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,  maka dapat diketahui: (1) Sebab atau alasan hakim tidak memberi hukuman maksimal kepada pelaku pembunuhan di Jalur 40 Kupang  Kota ada dua sebab yaitu, Kebebasan Hakim dalam Pertimbangan Hukum, Hakim mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan para pelaku. (2) Hambatan yang dihadapi dalam penanganan kasus pembunuhan berencana yaitu, faktor eksternal dan internal.

Kata Kunci: Sebab atau Alasan Penjatuhan Hukuman, Hukuman Maksimal, Pembunuhan Berencana, Hambatan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010131]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231003]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 AKU S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19319]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-20 22:19:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-21 13:29:28]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>