<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19414">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Pemekaran Desa Terhadap Proses Pembangunan Desa Watu Omok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Afrikardus Toy Frantoka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERMINUS RATU UDJU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARYONO YOHANES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Herminus Ratu Udju</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Saryono Yohanes, S.H.,M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 75 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah di Desa Watu Omok adalah tentang bagaimana danpak yang terjadi pada pasca pemekaran terhadap pembangunan di Desa Watu Omok yakni dampak di bidang infrastruktur jalan, dampak di bidang pelayanan publik, dampak di bidang kesehatan, dampak di bidang pendidikan, dan dampak di bidang perekonomian masyarakat serta faktor yang mempengaruhi pemekaran Desa Watu Omok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Watu Omok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Penelitian ini bersifat yuridis empiris yaitu jenis penelitian hukum atau penelitian lapangan dengan mengkaji ketentuan yang berlaku dengan apa yang terjadi di lapangan. Data yang diperoleh dengan menggunakan observasi dan wawancara secara langsung di lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) dampak pemekaran desa terhadap proses pembangunan yang terjadi di Desa Watu Omok sudah berjalan secara efektif dan cukup optimal baik di bidang infrastruktur jalan, di bidang pelayanan publik, di bidang pendidikan, maupun di bidang kesehatan. (2) Dan dalam setiap pelaksanaan tentunya terdapat faktor sebagai pendorong dalam kegiatan pemekaran desa ini, seperti dukungan dan partisipasi masyarakat, pemerintah, luas wilayah, jumlah penduduk, potensi sumber daya alam, pemeratan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Saran yang diberikan peneliti adalah setelah adanya pemekaran desa diharapkan partisipasi masyarakat tetap harus dilibatkan agar Desa Watu Omok menjadi lebih maju dan kepada pemerintah daerah khususnya Kabupaten Sikka dan pemerintah desa untuk lebih meningkatkan pelayanannya terlebih dalam hal anggaran/pendanaan agar Desa Watu Omok tidak perlu lagi berpatokan pada desa induk.
Kata kunci: Dampak Pemekaran Desa, Proses Pembangunan, dan Faktor yang Mempengaruhi.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010492]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230913]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 FRA D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19414]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-21 20:03:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-22 08:24:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>