<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19477">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Prinsip Kehati-Hatian Serta Akibat Hukum Dalam Penerbitan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>REYNALDO ALLENDRO LOMANLEDO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HUSNI KUSUMA DINATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Husni Kusuma Dinata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Juliana Nubatonis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 64 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah pertanahan adalah masalah yang dikarenakan keberadaan tanah yang memiliki nilai besar dalam kehidupan manusia seringkali melahirkan permasalahan, guna menghindari semakin banyaknya permasalahan yang terjadi, maka negara berkewajiban memberi jaminan kepastian hukum terhadap hak kepemilikan atas tanah bagi masyarakat. Permasalahan pokok pada skripsi ini adalah (1) Bagaimanakah prinsip kehati-hatian yang diterapkan oleh kantor pertanahan Kabupaten Kupang? (2) Apakah akibat hukum yang dapat ditimbulkan jika prinsip kehati-hatian kurang diterapkan dalam penerbitan sertifikat di kantor Pertanahan Kabupaten Kupang?
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Kerangka pemikiran penelitan ini berangkat dengan konsepsi tentang Undang-undang Pertanahan yang memuat tentang Prinsip kehati-hatian dalam penerbitan sertifikat serta akibat hukumnya agar dapat menyimpulkan sebuah solusi untuk kantor Pertanahan Kabupaten Kupang dalam hal penerbitan sertifikat sesuai dengan ketentuan serta prinsip-prinsip yang melekat. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris terhadap enam narasumber. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui bahwa: (1) Dari segi administrasi, setiap pelayanan masyarakat memiliki syarat dan ketentuan serta adanya larangan. Prinsip kehati-hatian yang diterapkan oleh kantor pertanahan Kabupaten Kupang dalam aspek hukum penerapan perundang-undangan harus sesuai dengan kondisi yang dilayani yang menjadi sebuah tanggung jawab. (2) Akibat hukum yang dapat ditimbulkan jika prinsip kehati-hatian kurang di terapkan dalam penerbitan sertifikat di Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang akan mengakibatkan kurangnya rasa tanggung jawab dalam proses pelayanan publik yang bisa berakibat fatal dalam penerapan hukum dan prinsip-prinsip dalam penerbitan sertifikat tanah.

Kata Kunci: Prinsip Kehati-hatian, Akibat Hukum, Penerbitan Sertifikat Tanah</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010365]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231030]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOM P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19477]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-22 11:36:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 10:58:15]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>