<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19629">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Akibat Hukum Dan Upaya Penanggulangan Terlambat Mendaftarkan Akta Kelahiran Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Kantor Catatan Sipil Kabupaten Rote Ndao)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AKRIS SILUWANUS SANU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HELSINA FRANSISKA PELLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Helsina Fransiska Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 74 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Akta kelahiran merupakan hak setiap anak dan tanggung jawab pemerintah untuk memenuhinya. Terdapat sejumlah manfaat atau arti penting dari kepemilikan akta kelahiran. Bagi seorang anak, akta kelahiran menjadi bukti awal kewarganegaraan dan identitas diri pertama yang dimiliki anak, menjadi bukti yang sangat kuat bagi anak untuk mendapatkan hak waris dari orang tuanya, mencegah pemalsuan umur, perkawinan di bawah umur, tindak kekerasan terhadap anak, perdagangan anak, adopsi ilegal dan eksploitasi seksual. Anak secara yuridis juga berhak untuk mendapatkan perlindungan, kesehatan, pendidikan, pemukiman, dan hak-hak lainnya sebagai warga negara. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dikemukakan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Apakah akibat hukum terhadap keterlambatan mendaftarkan Akta Kelahiran Anak ditinjau dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Kantor Pencatatan Sipil Kabupatenupaten Rote Ndao)? (2) Bagaimanakah upaya penanggulangan dari akibat keterlambatan mendaftarkan Akta Kelahiran Anak ditinjau dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Kantor Pencatatan Sipil Kabupatenupaten Rote Ndao)?
Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pencatatan Sipil, Kabupatenupaten Rote Ndao. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, yaitu dilakukan dengan melihat kenyataan yang ada dalam praktik lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Akibat hukum terhadap keterlambatan mendaftarkan Akta Kelahiran Anak ditinjau dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Kantor Pencatatan Sipil Kabupaten Rote Ndao) yakni anak tersebut tidak mendapatkan kepastian hukum akan dirinya, tidak `memiliki status hukum sebagai seorang anak siapa dan orang tua akan mendapatkan kesulitan dalam hal pemenuhan kebutuhan anak dalam hal pelayanan publik. (2) Upaya penanggulangan dari  keterlambatan mendaftarkan Akta Kelahiran Anak Kantor Pencatatan Sipil Kabupatenupaten Rote Ndao, yakni memberi kebijakan lisan berupa kemudahan dalam persyaratan pembuatan akta kelahirannya, sebagai upaya penanggulangan kendala terkait tidak adanya Perundang-undangan yang mengatur tentang akta kelahiran anak.

Kata Kunci: Akta Kelahiran Anak, Akibat Hukum, Administrasi Kependudukan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010658]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231102]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 SAN A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="23274" url="" path="/74201-S1-1802010658-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Akibat Hukum Dan Upaya Penanggulangan Terlambat Mendaftarkan Akta Kelahiran Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Kasus Kantor Catatan Sipil Kabupaten Rote Ndao)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19629]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 07:45:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-24 10:44:01]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>