<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19644">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik  Melalui Media Sosial Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUNITA ADININGSIH RATU RODI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bhisa V. Wihelmus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[3]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Universitas Nusa Cendana]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 88 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, media sosial telah menjadi platform penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, penggunaan media sosial juga membawa konsekuensi terhadap tindak pidana seperti pencemaran nama baik. Penelitian ini mengkaji penegakan hukum terhadap tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial di Kota Kupang. Seperti kasus Stefanus Jefons alias Kang Asep, warga Kota Kupang yang menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik. Penelitian ini melibatkan pendekatan yuridis empiris dan mencoba menjawab dua pertanyaan penelitian. (1) Bagaimana proses penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial? (2) Apa faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam menyelesaikan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial?. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) proses penegakan hukum mencakup penyelidikan dan penyidikan oleh pihak kepolisian, penuntutan oleh jaksa penuntut umum, dan pemeriksaan di sidang pengadilan. (2) faktor-faktor penghambat, seperti kelambatan dalam pelaporan dan penyelidikan, kurangnya personil penyidik, kekuatan sinyal internet yang buruk, serta ketidakberanian masyarakat memberikan keterangan sebagai saksi. Terlepas dari kendala ini, hukum ITE mengatur dengan jelas bahwa pencemaran nama baik adalah tindak pidana. Saran yang diajukan meliputi peningkatan koordinasi dan komunikasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam penegakan hukum, penambahan personil penyidik, perbaikan sarana dan fasilitas, sosialisasi masyarakat tentang proses hukum, dan perlindungan yang memadai bagi saksi yang memberikan kesaksian. Dengan tindakan ini, penegakan hukum terhadap tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial dapat ditingkatkan.

Kata Kunci : Proses Penegakan Hukum, Pencemaran Nama Baik, Media    Sosial, Faktor Penghambat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010421]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231114]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 ROD P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="23292" url="" path="/74201-S1-1902010421-2023-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik  Melalui Media Sosial Di Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19644]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 10:02:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 13:53:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>