<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19715">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan yang Menyebabkan Matinya Orang di Pengadilan Negeri Maumere (Studi Kasus Putusan Nomor:]]></title>
<subTitle><![CDATA[17&#47;Pid.B&#47;2021&#47;PN Mme).]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fransiska Sidora</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XI + 94 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tindakan penganiayaan menjadi salah satu fenomena yang sulit hilang dalam kehidupan bermasyarakat. Berbagai tindakan penganiayaan yang sering terjadi seperti pemukulan dan kekerasan fisik seringkali mengakibatkan luka pada bagian tubuh atau anggota tubuh korban, bahkan tidak jarang membuat korban menjadi cacat fisik seumur hidup, atau bahkan sampai berakibat kepada kematian.  Sebagaimana kasus yang terjadi di Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka, dimana kronologisnya sebagai berikut: Terdakwa Yohanes Yulianus alias Juli, pada hari sabtu tanggal 02 Januari 2021, sekitar bulan januari pukul 15.00 WITA bertempat di Jalan Raya Wairhubing-Watuliwung tepatnya di Wairhubing RT 016 RW 005, Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka atau setidak-tidaknya pada suat tempat dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Maumere yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara. Oleh karena itu, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini, sebagai berikut: Bagaimanakah pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang berdasarkan Putusan Nomor: 17/Pid.B/2021/PN Mme?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus.Bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder, serta dianalisis secara preskriptif-normatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan yang menyebabkan matinya orang  Berdasarkan (Putusan Nomor: 17/Pid.B/2021/PN Mme). Berdasarkan kasus tersebut pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pada perkara putusan Nomor: 17/Pid.B/2021/PN Mme dengan berdasarkan pada Pasal 351 ayat (3) KUHP yaitu penganiayaan biasa yang menyebabkan kematian dinilai tidak tepat dan hakim kurang jeli dalam melihat bukti dalam persidangan. Dalam putusan hakim dalam kasus tersebut kurang tepat jika hanya mempertimbangkan Pasal 351 ayat (3) KUHP. Seharusnya Pasal 531 KUHP juga dipertimbangkan sehingga sesuai Pasal 64 KUHP dan ini bisa menjadi pertimbangan hakim untuk keadilan bagi korban karena sampai hilangnya nyawa orang seharusnya diperberat asas keadilan. Dengan demikian telah terjadi gabungan tindak pidana, sehingga ini seharusnya menjadi salah satu untuk memberatkan putusan pidana bagi terdakwa.

Kata kunci: Pertanggungjawaban pidana, tindak pidana, Penganiayaan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010022]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231004]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Sid P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Adm_Negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19715]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-23 15:17:31]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-24 14:27:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>