<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="19989">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MAKNA SOSIAL LEWAK TAPO (Studi Pada Masyarakat Lamaholot, Desa Lamabunga, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SANTI MURYANI DEWI RL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMANTA I PERANGINANGIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Blajan Konradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Blajan Konradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanta I Peranginangin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii+99 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna sosial yang terkandung dalam ritual adat Lewak Tapo. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik. Metode yang digunakana dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang terdiri dari 2 orang tua adat, 1 orang toko agama, 2 orang masyarakat yang pernah melakukan ritual adat Lewak Tapo, dan 2 orang pemuda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ritual adat Lewak Tapo masih tetap dipertahankan oleh masyarakat Desa Lamabunga yang merupakan salah satu ritual warisan dari leluhur secara turun temurun sebagai ritual untuk mengetahui sebab-sebab dari meninggalnya seseorang karena kecelakaan atau meninggal secara tidak wajar juga bertujuan untuk melindungi generasi dalam rumah tangga keluarga atau suku dari musibah kematian yang tidak wajar. Perlengkapan yang dipersiapkan dalam pelaksanaan ritual Lewak Tapo yang memberi makna simbolik bagi kehidupan sosial dan religius yang menjadi ciri khas dari budaya orang Lamaholot. Perlengkapan yang perlu dipersiapkan dalam ritual adat Lewak Tapo itu adalah: tapo (buah kelapa), wua-malu (sirih-pinang), tuak, dan belegan (kapas putih). Makna sosial yang terkandung dalam ritual adat Lewak Tapo, yaitu: Makna solidaritas dan kekompakkan dalam keluarga dan suku, makna kebersamaan dan tanggungjawab bersama dalam keluarga besar atau suku, ketaatan, dan religius yang mana orang Lamaholot memiliki keyakinan bahwa leluhur atas restu Rera Wulan Tanah Ekan, berperan penting dalam memberikan ketentraman, kedamaian, keselamatan, kesejahteraan, dan keberhasilan dalam hidup.  

Kata Kunci: Makna Sosial Lewak Tapo</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903030105]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231124]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Rl M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[19989]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-12-18 17:17:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-23 10:16:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>