<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2011">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Perilaku Kumpul Kebo Mahasiswa Terhadap Penerimaan Masyarakat (Studi Di Kelurahan Oesapa)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mimi Kristin Gloriance Olang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Imanuel Lohmay</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LOLANG MARIA MASI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanuel Lohmay</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Uda Geradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LOLANG MARIA MASI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 50 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan informan 6 mahasiswa (tiga pasang) pelaku kumpul kebo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi dan wawancara. Subjek AL melakukan perilaku kumpul kebo dikarenakan sejak mengalami didikan yang keras sejak kecil dari orang tua, dan tidak memberikan ruang untuk subjek menjadi dirinya sendiri, sehingga membentuk subjek menjadi pribadi yang tidak terkendali ketika dia berada di luar rumah. Subjek FF melakukan perilaku kumpul kebo atas dasar cinta yang mereka bangun, akhirnya subjek mengambil keputusan untuk tinggal bersama dengan pasangannya. Subjek NB sewaktu subjek duduk di bangku SMA ia diperkosa oleh pacarnya sendiri, lelaki yang dianggapnya dapat menjaga dan menyayangi dia tanpa syarat malah tega merusak kehormatan pasangannya. Hal itulah yang menyebabkan subjek mengalami perubahan tingkah laku yang lebih bebas akhirnya subjek terjerumus dalam perilaku kumpul kebo. Subjek CJ melakukan perilaku kumpul kebo didasarkan oleh rasa cinta dan saying tanpa diselingi oleh persoalan-persoalan internal maupun eksternal. Subjek MS mengalami kekecewaan yang mendalam kepada pasangannya sewaktu ia duduk di bangku SMA, orang yang ia sayangi pergi meninggalkan subjek tanpa adanya kejelasan itulah yang menjadi pemicu subjek melakukan perilaku kumpul kebo. Subjek VB melakukan perilaku kumpul kebo dikarenakan pasanganya hamil dan untuk menutupi kehamilan itu, mereka mengambil keputusan untuk tinggal bersama dan mengaborsi janin tersebut. Penerimaan masyarakat dalam penelitian ini yaitu pemerintah maupun masyarakat sekitar kos-kosan awalnya menerapkan peraturan-peraturan yang di harapkan dapat memberikan pemahaman terhadap pelaku kumpul kebo agar tingkat perilaku kumpul kebo berkurang atau tidak sama sekali, akan tetapi mahasiswa yang menjadi pelaku kumpul kebo mengabaikan peringatan yang di berikan pemerintah.   Berdasarkan hasil penenelitian maka ditarik kesimpulan Ketiga subjek memiliki alasan masingmasing dalam melakukan perilaku kumpul kebo, akan tetapi mereka mempunyai kesamaan dalam beberapa aspek yaitu, kurang dalam aspek keagamaan, dan juga menyembunyikan perilaku yang mereka lakukan dari orang tua mereka.</note>
<classification><![CDATA[862.01]]></classification><ministry><![CDATA[86201]]></ministry><studentID><![CDATA[1501160013]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20200729]]></identifier><departementID><![CDATA[Bimbingan Konseling]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[862.01 Ola D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2815" url="" path="/86201-S1-1501160013-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Dampak Perilaku Kumpul Kebo Mahasiswa Terhadap Penerimaan Masyarakat (Studi Di Kelurahan Oesapa)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-BK.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2011]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-13 10:13:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-14 13:19:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>