<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20160">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Kepatuhan Pasien Dengan Penyakit Ginjal Kronis Dalam Menjalani Hemodialisis Di RSUD Prof. Dr.W.Z. Johanes Tahun 2022]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ISHAK OKTAVIANUS TERRU LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TADEUS ANDREAS LADA REGALETHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SIGIT PURNAWAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tadeus Andreas Lada Regaletha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Masrida Sinaga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sigit Purnawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 112 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Unit Hemodialisa merupakan sarana yang diperlukan pasien dengan penyakit ginjal kronis (PGK) untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Kepatuhan pada hemodialisis berperan penting dalam kondisi kesehatan pasien. Sejak Tahun 2019 hingga tahun 2021 terjadi penurunan jumlah pasien hemodialisis di RSUD Prof.DR.W.Z. Johanes. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran kepatuhan pasien PGK dalam menjalani hemodialisis di RSUD Prof.DR.W.Z. Johanes. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan kunci sebanyak delapan orang dan dua informan pendukung ditentukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan, Umumnya kepatuhan hemodialisis para informan baik. Faktor predisposing yang meliputi pengetahuan mengenai hemodialisis dan resikonya, motivasi untuk patuh, serta kepercayaan terhadap manfaat hemodialisis mendorong informan lebih patuh. Sedangkan hambatan-hambatan seperti urusan pekerjaan atau keluarga dan penurunan kondisi fisik menghambat kepatuhan. Faktor enabling seperti kelengkapan fasilitas dan keterjangkauan akses pelayanan mendorong kepatuhan hemodialisis lebih optimal. Dua orang informan mengatakan pernah tertunda pelaksanaan hemodialisis berkenaan dengan fasilitas. Sementara jarak dan biaya tidak menjadi masalah bagi informan. Faktor reinforcing seperti dukungan emosional, instrumental dan informasi yang diberikan keluarga dan tenaga kesehatan meningkatkan kepatuhan informan dalam hemodialisis. Diharapkan unit hemodialisa dapat meningkatkan dan menjaga kualitas fasilitas dan pelayanan hemodialisis. Tenaga kesehatan yang ada dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien dengan mempertahankan komunikasi serta interaksi positif selama proses hemodialisis. Keluarga dapat menjadi pendorong dan pendamping yang positif bagi kepatuhan hemodialisis pasien.  Para pasien hemodialisis agar menjaga dan meningkatkan kondisi fisik maupun mental agar mampu bertahan menjalani hemodialisis
Kata Kunci	  : Kepatuhan, Hemodialisis, Penyakit Ginjal Kronis (PGK)</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1707010338]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231124]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 LEO G]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20160]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-16 14:41:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-25 13:51:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>