<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20224">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TARIAN LEGO-LEGO DALAM ACARA PENERIMAAN  TAMU PADA MASYARAKAT ABUI DI KABUPATEN ALOR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NORLINDA M. DUKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DELSY ASRIYANI DETHAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anderias Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andreas Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Melkisedek Taneo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Delsy A. Dethan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 67 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah dalam penelitian ini: (1)Bagaimana Proses Tarian Lego-Lego(2)Perbedaan Lego-Lego Zaman Dahulu Dan Zaman Sekarang.(3)Nilai Yang Terkandung Dalam Tarian Lego-Lego. Tujuan dari penelitian ini: Untuk mengetahui: (1)proses penerimaan tamu yang ada di Abui (2)perbedaan lego-lego pada zaman dahulu dan zaman sekarang (3)Nilai yang terkandung dalam tarian lego-lego. Lokasi penelitian ini di Desa Lembur Barat. Jenis penelitian ini adalah kualitaif berjenis etnografi.Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian (1)Proses Tarian Lego-Lego ada tiga cara yaitu (a)Tahap persiapan, sebelum melakukan Tarian lego-lego masyarakat Abui sudah mendapat informasi terlebih dahulu dari tua adat. Mereka harus menyiapkan diri dan peralatan seperti kain sarung, busur panah, gelang kaki, dan juga bakul kecil untuk mereka gunakan dalam tarian lego-lego. (b)Tahap pelaksanaan, setelah melakukan persiapan, mereka kemudian melakukan tarian lego-lego. Ada 3 orang masyarakat yang ditugaskan untuk menjemput tamu untuk memasuki tempat yang mereka kunjungi. Setelah itu para tamu akan diajak untuk lego-lego bersama. (c)Tahap penutup, setelah para tamu dan masyarakat Abui melakukan tarian lego-lego, para tamu dipersilahkan untuk melihat berbagai karya seperti kain sarung, gelang, anting dan kalung khas dari Abui. (2)Perbedaan pada lego-lego zaman dahulu dan sekarang adalah (a)Durasi dari tarian yang dilakukan. Lego-lego merupakan tarian yang dilakukan dengan durasi yang sangat lama. Tetapi sesuai perkembangan zaman maka lego-lego sekarang hanya dilakukan sekitar 5-6 menit (b)Gerakan. Lego-lego pada dasarnya hanya ditampilkan dalam bentuk lingkaran saja. Namun seiring berjalannya waktu,gerakan dari tarian lego-lego ini sudah digabungkan dengan berbagai jenis pola lantai (c)Waktu pelaksanaan tarian lego-lego. Pada zaman dahulu masyarakat melakukan tarian lego-lego pada waktu malam hari dalam acara sakral, pada zaman sekarang ini lego-lego sudah dilaukan pada siang hari dalam berbagai acara.(3)Nilai yang terkandung dalam tarian lego-lego ya (a)Nilai keindahan. Dalam melakukan tarian lego-lego ada berbagai atribut dan pernak penik yang penari gunakan untuk mempercantik diri mereka, ada berbagai jenis pola lantai yang digunakan, hal inilah yang membuat nilai keindahan itu melekat kuat pada tarian lego-lego (b)nilai semangat. Tarian lego-lego adalah tarian yang dilakukan dengan diiringi nyanyian dan alat musik, maka tidaklah heran jika tarian lego-lego memiliki nilai semangat yang tinggi (c)nilai persatuan. Masyarakat Alor percaya bahwa dengan bersama-sama melakukan tarian lego-lego maka secara langsung rasa persatuan itu terbentuk dengan sendirinya.</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1701090090]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231222]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 Duk N]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20224]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-17 16:31:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-26 09:26:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>