<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20499">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Kebijakan Perijinan Alfamart Terhadap Kelangsungan Usaha Retail Masyarakat (Kios) Di Kota Kupang (Studi Kasus Pada Usaha Retail Masyarakat (Kios) Di Kelurahan Oesapa)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANISTA TEFA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MADE NGURAH DEMI ANDAYANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>David B.W.Pandie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>David B W Pandie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adriana Rodina Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 102 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sebagai tempat berbelanja, toko kecil merupakan salah satu tempat usaha kebutuhan barang pokok yang diminati banyak orang, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari rumah dan sangat menguntungkan bagi para pemilik toko. Hasil yang mencukupi untuk kebutuhan hidup para pemilik membuat kualitas usaha toko kecil banyak diminati orang sebagai salah satu usaha rumahan. Namun di era moderen ini, usaha retail masyarakat mulai tersingkirkan oleh toko-toko modern yang lebih besar. Keberadaan toko-toko modern membuat toko kecil banyak kehilangan pelanggan-pelanggannya. Keterbatasan yang dimiliki , usaha retail masyarakat, tidak memungkinkan untuk bisa bersaing secara baik dengan toko yang lebih besar. Saat ini begitu banyak bermunculan toko-toko modern, salah satunya adalah Alfamart.Alfamart disatu sisi mempunyai pengaruh yang baik, karena adanya perkembangan ekonomi yang memadai dengan menumbuhkan investasi, tetapi di lain sisi bisa menimbulkan kelesuhan para pedagang kios-kios kecil di Kota Kupang atau bisa mematikan usaha kios-kios kecil karena keberadaan Alfamart tersebut telah melahirkan kondisi persaingan yang tidak kondusif dan merugikan pedagang kios-kios kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang dampak kebijakan perijinan Alfamart terhadap kelangsungan usaha retail masyarakat (Kios) di Kota Kupang. 
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian dampak kebijakan perizinan alfamart terhadap usaha ritel adalah sejak diberlakukannya UU Cipta Kerja tentang izin usaha perizinan usaha alfamart bebas dilakukan oleh siapapun yang  ingin membuka usaha dan dimanapun hal ini sangat berdampak bagi usaha ritel masyarakat (kios) dampak yang dirasakan masyarakat adalah Berkurangnya Konsumen di Warung Kecil (Kios), Berkurangnya Pendapatan Warung Kecil (Kios, Peluang Terbatas dan Kesulitan Bersaing. Sedangkan Dampak Positif Kebijakan Perijinan Alfamart adalah Membuka Lapangan Kerja, Meningkatkan Level Kehidupan Ekonomi Masyarakat dan Minimarket seperti Alfamart mendukung UMKM dengan memberikan peluang untuk menjual produk-produk mereka. 

Kata Kunci : Dampak Kebijakan, Perizinan, Alfamart, Kios Kecil</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003010080]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240116]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 TEF D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20499]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-23 11:13:51]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 09:26:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>