<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2054">
<titleInfo>
<title><![CDATA[FLUKTUASI DAN POLA PERGERAKAN HARGA BAWANG PUTIH DI PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN KASUS :]]></title>
<subTitle><![CDATA[KOTA KUPANG, NTT]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FLORIANA UBA OLA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DOPPY ROY NENDISSA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alfetri N. P. Lango</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Doppy Roy Nendissa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>SONDANG PUDJIASTUTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 46 Hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fluktuasi harga bawang putih di pasar tradisional dan pasar modern Kota Kupang dan pola pergerakan harga bawang putih sebelum dan saat memasuki masa pandemi covid-19.Untuk menjawab tujuan penelitian dapat digunakan dengan metode pola pergerakan harga bawang putih di gunakan analisis grafis (tujuan pertama) dan analisis tingkat fluktuasi harga digunakan analisis Coefisien of Variation (CV) (tujuan kedua). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa fluktuasi harga bawang putih di pasar tradisional lebih tinggi dibandingkan dengan pasar modern hal ini dilihat dari nilai CV pada pasar tradisional lebih besar yaitu 32.32% dan CV pada pasar modern 19.37%.Hal ini disebabkan karena tidak ada penetapan harga yang pasti yang tidak bisa di tawar menawar tetapi di pasar tradisional kota kupang bisa tawar menawar sehingga terjadinya fluktuasi dan melibatkan rantai pemasaran sangat panjang sehingga adanya permainan harga antara pelaku usaha yang menyebabkan terjadinya kesenjangan harga atau fluktuasi harga. Kesenjangan antar daerah juga menjadi penyebab lemahnya arus perdagangan barang dan system informasi pasar.Pola pergerakan harga bawang putih di Kota Kupang sebelum dan saat masa pandemic covid-19 menunjukan pola pergerakan yang sangat bervariasi atau sangat fluktuasi. Pola pergerakan harga bawang putih tertinggi di pasar tradisional maupun pasar modern priode januari 2018 – desember 2020 terjadi pada tahun 2019 yaitu 26.44 % dan pada tahun 2020 yaitu 32.32 % (pasar tradisional), 17.62% dan 19.37 % (pasar modern). Sedangkan pola pergerakan harga paling rendah terjadi pada tahun 2018 yaitu 13.58 % ( Pasar tradisional) dan 11. 24 % (pasar modern). Pergerakan harga yang tinggi dikota Kupang disebabkan karena berkurangnya stok/kelangkaan barang dan harga akan kembali turun apabila ada penambahan stok. Kelangkaan bawang putih biasanya disebabkan oleh produksinya yang sedikit, permintaan yang meningkat serta adanya momentum tertentu seperti hari raya besaryang pada akirnya beresiko terhadap naiknya harga yang harus di tangung oleh konsumen.

Kata kunci: fluktuasi harga, pola pergerakan harga.</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1604020074]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210621]]></identifier><departementID><![CDATA[Agroteknologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 Ola F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3531" url="" path="/54201-S1-1604020074-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[FLUKTUASI DAN POLA PERGERAKAN HARGA BAWANG PUTIH DI PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN KASUS : KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi_agribisnis.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2054]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-13 13:51:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-06 08:45:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>