<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20560">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pola Komunikasi Kelompok Transpuan (Studi Etnografi Komunikasi Pada Kelompok Transpuan Di Kota Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JESICA TANIA NDOLOE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YERMIA DJEFRI MANAFE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA YULITA NARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lukas Lebi Daga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yermia Djefri Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MARIA YULITA NARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang, Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[SKRIPSI]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv-97 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kedudukan manusia sejak lahir sudah saling membutuhkan sehingga tidak dapat dihindari dari hubungan satu sama lain. Sejak lahir manusia sudah tergabung dalam sebuah kelompok yang disebut keluarga dan seiring pertumbuhan dan perkembangannya manusia mulai tergabung dalam kelompok-kelompok selain keluarga. Adannya interaksi dan pola komunikasi yang dilakukan oleh lebih dari satu orang, maka terbentuklah suatu kelompok dengan berbagai karakter serta tujuan yang diinginkan. Hal inilah yang mendorong manusia untuk terlibat dalam sebuah proses komunikasi, terutama komunikasi kelompok. Tujuan dan karakter setiap kelompok yang beragam menghasilkan pola komunikasi dan interaksi yang unik baik dalam verbal maupun nonverbal dalam masing-masing kelompok, begitu pula dengan kelompok transpuan yang juga merupakan sebuah kelompok. Kurangnya penerimaan masyarakat akan adanya transpuan membuat transpuan mulai membentuk perkumpulan atau kelompok untuk tetap menjaga eksistensinya. Salah satu kelompok transpuan yang peneliti temukan di Kota Kupang yaitu Persatuan Waria Kupang atau disingkat PERWAKUP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi yang terjadi pada kelompok transpuan di Kota Kupang. Pendekatan atau jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode etnografi komunikasi menurut Dell Hymes. Teori yang digunakan adalah teori interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transpuan yang dipercayai memimpin kelompok atau disebut koordinator tidak membatasi anggota dalam hal berkomunikasi baik secara tatap muka maupun virtual, atau secara verbal maupun non verbal. Salah satu tindakan komunikatif unik yang dilakukan transpuan adalah melalui bahasa bezz. Dalam komunikasi kelompok yang dilakukan transpuan terdapat komponen-komponen komunikasi yang merangkum peristiwa komunikasi tersebut. Komponen-komponen tersebut terdiri dari Situation, Participans, End, Act Sequence, Key, Instrument, Norm, Genre.

Kata Kunci : Komunikasi Kelompok, Etnografi Komunikasi, Persatuan  Waria Kupang (PERWAKUP)</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803050043]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231117]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Ndo P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="24084" url="" path="/70201-1803050043-S1-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pola Komunikasi Kelompok Transpuan (Studi Etnografi Komunikasi Pada Kelompok Transpuan Di Kota Kupang)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20560]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-24 09:47:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 08:20:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>