<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20612">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Eksistensi Tradisi Sida Pada Masyarakat Manggarai Barat, Desa Lendong, Dusun Bonda, Kecamatan Lembor Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Benedikta Herlinda Efa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JOSEP EMANUEL JELAHUT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LENNY SOFIA BIRE MANOE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Blajan Konradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Josep Emanuel Jelahut</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lenny Sofia Bire Manoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 87 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tradisi sida merupakan ungkapan keperihatinan, cinta, dan belas kasih dari keluarga anak wina kepada keluarga anak rona dengan acara adat seperti sida laki, sida mata, dan sida penti.  Tradisi sida tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat Desa Lendong Dusun Bonda tetapi seluruh masyarakat Manggarai masih menjalakan tradisi sida sampai saat ini. Tradisi sida ini merupakan salah satu tradisi yang diwarisi dari nenek moyang. Tradisi sida sebagai bagian terpenting dalam masyarakat Manggarai untuk menjaga nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Adapun judul dari penelitian ini adalah “Eksistensi Tradisi Sida Pada Masyarakat Manggari Barat Desa Lendong Dusun Bonda Kecamatan Lembor Selatan”. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Apakah yang Melatarbelakangi Eksistensi Tradisi Sida Pada Masyarakat Manggari Barat Desa Lendong Dusun Bonda Kecamatan Lembor Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis latar belakang eksistensi tradisi sida pada masyarakat Manggarai Barat Desa Lendong Dusun Bonda Kecamatan Lembor Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Social Order (keteraturan sosial) dari Emile Durkheim. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam penentuan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling dan informan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 8 orang yang terdiri dari, Tua Golo, Tua Panga, 2 (dua) orang tokoh masyarakat, 2 (dua) orang anak wina, dan 2 (dua) orang anak rona. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tradisi Sida Pada Masyarakat Desa Lendong Dusun Bonda mengandung nilai dan makna, sistem kekerabatan patrilineal, dan mempertahankan warisan budaya. Kesimpulan penelitian yaitu Masyarakt Desa Lendong Dusun Bonda sampai saat masih mempertahankan tradisi sida karena tradisi sida mengandung nilai dan makna yang mengatur tata hubungan masyarakat terutama hubungan antara anak rona dengan anak wina. Rekomendasi peneliti ini adalah, bagi masyarakat Desa Lendong Dusun Bonda, baik orang tua maupun kaum muda agar tetap mempertahankan, menjalankan dan melestarikan tradisi sida agar tetap bisa diwariskan kepada generasi yang akan datang.  
Kata Kunci: Eksistensi, Tradisi, Sida</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903030074]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231213]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Efa E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20612]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-24 13:42:55]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-30 08:33:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>