<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20708">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Aplikasi Qlue Dalam Penanganan Sampah Di Kota Kupang (Studi Kasus Di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEWI ASISKA LAE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILLIAM DJANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CATARYN V ADAM</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>William Djani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Cataryn V Adam</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hendrik Toda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xx + 139 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan aplikasi qlue dalam penanganan sampah di Kota Kupang dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan aplikasi qlue. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Teori yang digunakan yaitu teori kesuksesan digitalisasi: dukungan, kapasitas, dan nilai dari JFK School of Government. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Peneliti menganalisis data menggunakan kualitatif deskriptif menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan elemen dukungan sudah ada berupa kesepakatan MoU namun tidak ada komitmen pejabat untuk melanjutkan program aplikasi qlue dan tidak ada komunikasi jelas antara stakeholder.  Elemen kapasitas sudah tersedia fasilitas digital, finansial, dan tenaga kerja namun tidak optimal. Beberapa informan mengatakan bahwa anggaran yang disediakan sangat minim sehingga kesulitan dalam pengadaan fasilitas, pengadaan tenaga kerja yang berkualitas dan penanganan sampah di lapangan. DLHK kekurangan infrastruktur (fasilitas) untuk membantu dalam proses pengumpulan, pengangkutan dan pengolahan sampah. Elemen nilai tidak sesuai dengan yang diharapkan karena banyak kalangan stakeholder yang belum mengetahui dan menggunakan aplikasi qlue. Faktor-faktor yang menghambat penerapan aplikasi qlue yaitu komunikasi, partisipasi masyarakat, anggaran, dan fasilitas. Faktor pendukung berupa jaringan internet, dashboard, command center dan kesepakatan MoU. faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi, minimnya anggaran, fasilitas dan tidak ada komitmen pejabat. saran dari Peneliti adalah pemerintah harus konsisten menerapkan digitalisasi jika ingin mewujudkan e-government, pemerintah perlu meningkatkan koordinasi, komunikasi, sosialisasi program digitalisasi dan pemerintah perlu menyediakan anggaran yang cukup dalam APBD.

Kata Kunci: e-Government, Implementasi, Aplikasi Qlue, Sampah, Inovasi Pelayanan Publik.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010111]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231212]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 LAE P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20708]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-25 09:21:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-29 10:27:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>