<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21044">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Terhadap Kerawanan Bencana Banjir Di Desa Fahiluka Kabupaten Malaka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANJELFINUS SERAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LADY CINDY SOEWARLAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHATERINA AGUSTA PAULUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lady Cindy Soewarlan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kiik Gretty Sine</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chaterina Agusta Paulus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 53 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kesiapsiagaan sebagai konsep dan praktik untuk mengurangi risiko bencana dapat ditempuh melalui upaya sistematis seperti menganalisis faktor-faktor penyebab bencana dan pengembangan rencana dalam menghadapi bencana. Kabupaten Malaka merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) paling hilir dari sungai Benenain yang memiliki curah hujan 16-172 mm/bulan.Kabupaten Malaka seringkali  mengalami bencana banjirpada musim hujan,seperti pada tahun 2015, tahun 2018, tahun 2020 terjadi bencana banjir yang menyebabkan kerusakan fasilitas-fasilitas umum, rumah, lahan pertanian, hilangnya hewan ternak, harta benda, dan jatuh korban jiwa.Desa Fahiluka di Kecamatan Malaka Tengah terletak pada kawasan wilayah pesisir. Kawasan ini diketahui rentan terjadi bencana banjir yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap kerawanan bencana banjir di Desa Fahiluka. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022, dengan lokasi penelitian di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kuantitatif dengan melihat pada parameter-parameter kesiapsiagaan bencana banjir yang ada pada masyarakat pesisir Desa Fahiluka menurut rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumberdaya(LIPI-UNESCO/ISDR, 2006). Analisis data menggunakan metode deskriptif statistik berdasarkan nilai dari jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Desa Fahiluka termasuk dalam kategori kurang siap dengan persentase 48,62%. Hasil analisis parameter-parameteryang berpengaruh terhadap kesiapsiagaan adalah parameter pengetahuan dan sikap masuk kategori sangat siap (86,23%), parameter  rencana tanggap daruraat tergolong masuk kategori kurang siap (43,30%), parameter sistem peringatan dini tergolong masuk kategori kurang siap (46,74%), dan parameter mobilisasi sumberdaya masuk kategori belum siap (29,35%).

Kata Kunci: Risiko bencana, bencana banjir, Desa Fahiluka, parameter kesiapsiagaan.</note>
<classification><![CDATA[542.42]]></classification><ministry><![CDATA[54242]]></ministry><studentID><![CDATA[1813020053]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230623]]></identifier><departementID><![CDATA[Manajemen Sumber Daya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.42 SER A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="24489" url="" path="/54242-S1-1813020053-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Analisis Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Terhadap Kerawanan Bencana Banjir Di Desa Fahiluka Kabupaten Malaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[managemen_sumberdaya_perairan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21044]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-27 10:06:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-01 14:27:59]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>