<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21397">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Pemberian Dosis Arang Sekam Padi Dan Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANA AYU BRIA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSEFINA R Y GANDUT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELIAS STEFANUS O NGURU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yosefina R Y Gandut</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elias Stefanus O Nguru</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Shirly S. Oematan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 63 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca Laboratorium Lahan Kering Kepulauan Fakultas Pertanian Univeritas Nusa Cendana Kupang, yang berlangsung dari bulan Mei sampai Juli 2023, yang bertujuan untuk mengetahui interaksi dosis pemberian arang  sekam padi dan interval pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan lingkungan yang didesain sebagai percobaan faktorial. Faktor pertama adalah dosis arang sekam padi terdiri dari 4 taraf yakni kontrol, 10 ton/ha, 2- ton/ha, 30 ton/ha  dan faktor kedua interval pemberian air  yang terdiri dari 3 taraf yakni interval pemberian air setiap hari, 2 hari sekali, 3 hari sekali  sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan interaksi dengan 3 (tiga) kelompok, sehingga secara total terdapat 36 polibag percobaan.Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, jumlah cabang produktif, total buah layak panen, total bobot buah segar layak panen. Hasil penelitian menunjukan bahwa  perlakuan interaksi dosis arang sekam dan interval pemberian air berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan jumlah daun 2-8 minggu setelah pindah tanam (MSPT); terhadap pertambahan tinggi tanaman, total jumlah buah panen tiap tanaman dipengaruhi tidak nyata oleh pengaruh  interaksi dan pengaruh utama. Sedangkan terhadap hasil tanaman terung, maka pengaruh utama dosis arang sekam  memberikan peningkatan bobot buah yang nyata paling tinggi yakni 276,26 gram tiap tanaman pada  dosis 30 ton ton/ha dan jumlah cabang produktif pada faktor utama dosis arang sekam 30 ton ton/ha memberikan jumlah cabang produktif nyata paling banyak  yakni 7, 11 cabang. Sedangkan pada pengaruh utama interval pemberian air 2 hari sekali mampu memberikan jumlah cabang produktif yang paling banyak yakni 6, 58 cabang.  

Kata Kunci :  Dosis Arang Sekam, Interval Pemberian Air, Terung</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1904060139]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231215]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 BRI P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21397]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-31 11:33:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 08:38:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>