<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21411">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Standar Pelayanan PT. ASDP Indonesia Terhadap Calon Penumpang Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut Di Pelabuhan Ferry Waijarang Kabupaten Lembata]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIANUS LEOPOLDO DUE HIPIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS MAHUR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES G TUBA HELAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Umbu Lily Pekuwali</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustinus Mahur</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes G Tuba Helan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 57 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Banyaknya pengguna jasa transportasi laut di terminal penumpang Waijrang, menuntut pihak penyedia jasa transportasi tersebut selain menambah jumlah layanan penyebrangan penyedia jasa transportasi juga dituntut harus meningkatkan standar pelayanannya dengan menerapkan standar pelayanan penumpang angkutan laut di terminal yang sesuai dalam Peraturan Menteri Perhubungan  Nomor 37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut di terminal sebagaimana yang dimaksu dalam Pasal 2 Ayat (2) huruf a, adapun rumusan masalah penelitian ini adalah : (1) Bagaimanakah Standar Pelayanan PT.ASDP Indonesia Ferry Berdasarkan Peraturan  Menteri  Perhubungan  Nomor 37 Tahun 2015 Mengenai Standar Pelayanan Angkutan Laut di Terminal Pelabuhan Ferry Waijarang Kabupaten Lembata ? (2) Apakah Faktor-faktor penghambat dalam pemberian pelayanan PT. ASDP kepada penumpang di Pelabuhan Ferry Waijarang Kabupaten Lembata ?
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Standar kelayakan pelayanan penumpang di terminal Pelabuhan Ferry Waijarang secara umum sudah sangat baik akan tetapi masih ada bagian-bagian tertentu yang perlu diperbaiki lagi seperti sarana prasarana, antara lain: Belum adanya jalur evakuasi, Masih menggunakan sistem check in secara manual, Informasi kedatangan dan keberangkatan kapal masih menggunakan papa pengumuman, Belum tersedianya waiting room, Ruangan ruang tunggu yang sangat kotor bahkan terlihat kalau sangat tidak terurus, Tidak tersedianya ruangan khusus bagi para perokok dan ruangan khusus untuk Ibu menyusui, masih kurangnya penerangan seperti : lampu hanya terdapat 1 lampu sorot dan belum cukup menerangi leruh terminal pelabuhan hal ini menjadi hambatan baik bagi petugas maupun penumpang untuk bergerak naik/turun kapal. (2) Faktor-faktor penghambat penerapan standar pelayanan di Terminal Pelabuhan Ferry Waijarang yaitu kurangnya sarana prasarana yang berada di Terminal Pelabuhan Ferry Waijarang dan kurangnya anggaran yang dialami Pemerintah Kabupaten Lembata dan PT. ASDP Indonesia Ferry di Lembata.

Kata Kunci: Standar Pelayanan, Pelayanan Publik, Faktor Penghambat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010600]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231107]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 HIP P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21411]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-31 12:37:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 08:44:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>