<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21499">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Aksesibilitas Pelayanan Pariwisata Bagi Penyandang Disabilitas Dan Lansia (Studi Pada Kawasan Wisata Pantai Lasiana Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Odile Ang Lie Fernandez</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILLIAM DJANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANA RODINA FALLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>William Djani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adriana Rodina Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Theny I. B. Kurniati Pah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 108 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kurangnya fasilitas pariwisata bagi para disabilitas dan lansia yang ada di Pantai Lasiana Kota Kupang menjadi sebuah masalah karena belum sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang disabilitas dalam mendapatkan hak di berbagai bidang. Hal ini kemudian menyebabkan tempat wisata menjadi tidak inklusif dan para pengunjung dengan kebutuhan khusus merasa terdiskriminasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana aksesibilitas pelayanan pariwisata yang ada di Pantai Lasiana, serta untuk mengetahui faktor penghambat kurangnya fasilitas pariwisata. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan faktor ketersediaan fasilitas yang diukur dari fasilitas umum, transportasi, dan informasi, serta faktor kenyamanan pengguna yang diukur dari tingkat kemudahan, kegunaan, keselamatan, dan kemandirian menjadi fokus penelitian kali ini, telah dilihat dan teridentifikasi menjadi alasan kurangnya fasilitas pariwisata di pantai Lasiana Kota Kupang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kurangnya fasilitas yang memadai bagi para pengunjung yang disabilitas dan lansia secara langsung mempengaruhi tingkat kenyamanan dan kegunaan fasilitas di tempat tersebut sehingga pengunjung akan merasa tidak nyaman dan terdiskriminasi. Terdapat beberapa faktor penghambat tersedianya fasilitas, yaitu perspektif masyarakat, pencatatan administrasi dan survei pengunjung, kerjasama yang kurang, serta faktor anggaran. Dapat disimpulkan bahwa Pantai Lasiana yang menjadi objek penelitian kali ini belum dapat dikatakan inklusif/ramah disabilitas dan lansia dikarenakan akses fasilitas yang tersedia belum memenuhi standar yang berlaku dan belum memenuhi prinsip-prinsip aksesibilitas.

Kata kunci: pariwisata, disabilitas, lansia, aksesibilitas, pariwisata inklusif, pelayanan publik</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003010166]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231215]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 FER A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21499]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-01-31 14:36:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-03 09:00:49]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>